Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    DISSERTATION
M. Hafizul Furqan, PENDIDIKAN DAYAH DALAM PENGEMBANGAN MODAL SOSIAL DAN PEREDAM PATOLOGI SOSIAL DI ACEH. Banda Aceh Fakultas Pasca Sarjana / Prodi Pendidikan IPS (Fakultas Pasca Sarjana / Prodi Pendidikan IPS (S3)S3),2024

Kenakalan remaja menjadi fenomena yang mengkhawatirkan sejalan dengan peningkatan jumlah kejahatan yang melibatkan remaja. salah satu upaya untuk meredam patologi sosial yaitu dengan pengembangan modal sosial. landasan sosiologis antropologis pendidikan menugasakan pendidikan agar dapat berfungsi sebagai kontrol sosial, fungsi pemeliharaan mendorong proses sosial dan perubahan. sebagai salah satu lembaga pendidikan tertua dan khas di aceh dayah berfungsi untuk memberikan ilmu pengetahuan agama, serta tempat penanaman nilai akhlak. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) lembaga pendidikan dayah dalam menumbuhkan modal sosial santri di provinsi aceh, 2) lembaga pendidikan dayah dalam meredam patologi sosial santri di provinsi aceh, 3) model pengembangan dayah berbasis modal sosial dan 4) keterkaitan pendidikan ips, modal sosial dan patologi sosial. penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian etnografi. objek, informan dan partisipan penelitian yaitu dayah terpadu darul ulum banda aceh dengan mengkaji indikator modal sosial pada lembaga pendidikan meliputi : kepercayaan dan relasi mutual, nilai dan norma dan sikap proaktif dan partisipasi sosial. informan dan partisipan penelitian meliputi, pimpinan dayah, teungku, santri, alumni, orang tua santri dan dinas pendidikan dayah provinsi aceh. teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif miles da huberman terdiri dari kegiatan reduksi, penyajian dan penarikan kesimpulan. hasil penelitian menunjukan dayah darul ulum menumbuhkan modal sosial melalui 1) pendidikan karakter, 2) melibatkan santri dan masyarakat dalam program dayah dan 3) membangun komunitas belajar yang inklusif. terdapat kaitan antara modal sosial dan kenakalan remaja dimana remaja cenderung nakal jika kematangan emosi dan pengendalian dirinya buruk. budaya akademik dayah dapat meredam kenakalan remaja dengan ; 1) kepercayaan, 2) penanaman nilai agama, dan 3) sikap proaktif dan partisipatif. model pengembangan dayah berbasis modal sosial dapat dilakukan dengan pengembangan dayah melalui peningkatan mutu dan pengembangan dayah melalui pendidikan karakter. saran peneliti kepada pemerintah / dinas pendidikan dayah dapat membuat kebijakan peningkatan mutu yang memenuhi standar nasional pendidikan (snp)



Abstract

Juvenile delinquency is becoming a worrying phenomenon in line with the increase in the number of crimes involving adolescents. One effort to reduce social pathology is by developing social capital. The anthropological sociological foundation of education assigns education to function as a social control and maintenance function driving social processes and change. As one of the oldest and most unique educational institutions in Aceh Dayah, its function is to provide religious knowledge and a place to instil moral values. This study aims to find out: 1) Dayah Educational Institutions in growing the social capital of students in Aceh Province, 2) Dayah Education Institutions in reducing the social pathology of students in Aceh Province 3) Development of the Dayah Model based on social capital and 4) The teletionship between social studies education, social capital and social pathology. This research uses a qualitative approach with ethnographic research. The object and research informant are the Dayah Modern Darul Ulum Banda Aceh by examining indicators of social capital in educational institutions, including trust and mutual relations, values and norms and proactive attitudes and social participation. Research informants included Dayah Leaders, Teungku, Santri, Alumni, parents of students and the Aceh Province Dayah Education Authorities. The data analysis technique used Miles and Huberman's qualitative analysis, which consists of reduction, presentation, and concluding. The research results show that Dayah Darul Ulum fosters social capital through 1) character education, 2) involving students and the community in the Dayah program, and 3) building an inclusive learning community. There is a relationship between social capital and juvenile delinquency, where adolescents tend to be naughty if their emotional maturity and self-control are poor. Dayah's academic culture can reduce juvenile delinquency by 1) believing, 2) cultivating religious values, and 3) being proactive and participatory. The social capital-based Dayah development model can be carried out by developing Dayah by improving its quality and developing Dayah through character education. Research suggestions to the government/ Dayah Education Authorities can make quality improvement policies that meet the National Education Standards (NES).



    SERVICES DESK