Computer-based test (cbt) merupakan ujian yang menggunakan komputer sebagai media pelaksanaan ujian. universitas syiah kuala (usk) telah menyelenggarakan ujian program pendidikan dokter spesialis (ppds) tahun 2023 menggunakan aplikasi cbt yang mereka kembangkan sendiri. aplikasi cbt yang dikembangkan tersebut dinamakan cbt peserta. namun pada pelaksanaannya, terdapat banyak masalah pada aplikasi cbt peserta yang mengakibatkan ujian ppds tahun 2023 gagal dilaksanakan menggunakan aplikasi cbt peserta. maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab permasalahan serta memperbaiki dan memperbaharui aplikasi cbt peserta. aplikasi baru dibangun dengan menggunakan framework yang sama dengan aplikasi lama yaitu framework django sebagai backend aplikasi dan framework react.js sebagai frontend aplikasi. hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab utama permasalahan pada aplikasi lama adalah penggunaan graphql sebagai sistem api yang menyebabkan penggunaan resource memory terpakai sebanyak 4,42 gb untuk menjalankan aplikasi pada kondisi idle dan menurunkan performa aplikasi ketika melakukan query. untuk mengatasi masalah tersebut, penggunaan graphql digantikan dengan rest api dan hasilnya jumlah penggunaan resource memory pada aplikasi cbt peserta baru dalam keadaan idle mengalami penurunan signifikan, hanya sebesar 587 mb. selain itu, frontend aplikasi juga di-deploy menggunakan web server agar mampu mengatasi request yang banyak dan juga backend aplikasi dijalankan menggunakan server web python. selanjutnya juga dilakukan perbandingan pengujian usabilitas menggunakan metode system usability scale (sus) dengan jumlah responden 160 orang. hasil skor sus pada aplikasi cbt peserta baru adalah 81,06 dan mendapatkan adjective rating "excellent". sedangkan pada aplikasi lama, skor sus yang diperoleh dari 537 orang responden dan diambil secara acak sebanyak 160 responden mendapatkan skor 61,42 dengan adjective rating "poor".
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
IDENTIFIKASI PERMASALAHAN DAN OPTIMASI SOURCE CODE UNTUK MENINGKATKAN PERFORMA APLIKASI COMPUTER-BASED TEST (CBT) PESERTA BERBASIS WEB. Banda Aceh Fakultas MIPA Informatika,2024
Baca Juga : PENGEMBANGAN INSTRUMEN TES CRITICAL THINKING SKILL PADA MATERI EKOLOGI BERBASIS COMPUTER BASED TEST (CBT) UNTUK JENJANG PENDIDIKAN SMA (Irma Kharisma, 2024)
Abstract
The Computer-Based Test (CBT) is an examination that uses a computer. Syiah Kuala University (USK) has conducted the Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) exam in 2023 using their own CBT application named CBT Peserta. However, during its implementation, several issues arose in the CBT Peserta application, leading to the failure of conducting the PPDS exam in 2023 using this application. Therefore, this research aims to identify the causes of the problems, as well as to rectify and update the CBT Peserta application. The new application is built using the same framework as the old one, with Django framework as the backend and React.js framework as the frontend. Research findings indicate that the main cause of issues in the old application was the use of GraphQL as the API system, resulting in a memory resource usage of 4,42 GB when the application is idle and a decrease in performance during queries. To solve the problem, GraphQL was replaced with REST API, leading to a significant reduction in memory resource usage for the new CBT Peserta application, only 587 MB when idle. Additionally, the frontend application is deployed using web server to handle numerous requests, and the backend is operated using a Python web server. Usability testing was also conducted using the System Usability Scale (SUS) method with 160 respondents. The SUS score result on the new participant’s CBT application was 81.06 and received an Adjective Rating of "Excellent". Meanwhile, in the old application, the SUS score obtained from 537 respondents and taken randomly from 160 respondents received a score of 61.42 with an Adjective Rating of "Poor".