Ikan famili carangidae merupakan ikan pelagis yang hidup bergerombol (schooling) dan merupakan ikan target tangkapan nelayan. ikan carangidae merpakan salah satu ikan yang memiliki nilai ekonomis penting yang tinggi di kabupaten simeulue. total hasil tangkapan ikan famili carangidae di kabupaten simeulue pada tahun 2020 mencapai 880.720 ton dengan nilai produksi sebesar rp. 28.766.600.000 dan meningkat menjadi 1.582.474 ton dengan nilai produksi rp. 55.379.102.000 di tahun 2021. tingginya produksi tangkapan ikan famili carangidae dari tahun ke tahun mengakibatkan persediaan ikan ini akan menurun jika tidak dikelola dengan baik. salah satu langkah awal yang harus dilakukan adalah dengan mengidentifikasi dan mengelola keanekaragaman ikan famili carangidae dengan mengumpulkan data genetik. penelitian mengenai data genetik ikan famili carangidae di aceh belum banyak dilaporkan, terutama di kabupaten simeulue. penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi spesies ikan famili carangidae dengan pendekatan dna barcoding beserta status konservasinya. penelitian ini dilaksanakan pada bulan september sampai dengan desember 2023. pengambilan sampel dilakukan di tempat pendaratan ikan (tpi) kuala makmur, kabupaten simeulue. metode ekstraksi dna menggunakan protokol ctab yang telah dimodifikasi. hasil sekuen dalam penelitian ini berjumlah 13 sekuen coi yang terdiri dari 4 spesies ikan famili carangidae dengan panjang 651 base pairs (bp). spesies yang berhasil teridentifikasi yaitu caranx melampygus, caranx sexfasciatus, carangoides hedlandensis dan carangoides oblongus. caranx sexfasciatus dan caranx melampygus memiliki nilai rata-rata jarak genetik terdekat dengan nilai 6,35%. sedangkan rata-rata jarak genetik terjauh adalah caranx melampygus dan carangoides oblongus dengan nilai 15,97%. berdasarkan kategori iucn 4 spesies termasuk kedalam least concern (lc). sedangkan menurut tren populasi caranx sexfasciatus mengalami penurunan dilingkungan. hasil penelitian telah memberikan kontribusi dan informasi mendasar bagi pengelolaan sumber daya ikan famili carangidae di perairan simeulue. kata kunci : ikan famili carangidae, dna barcoding, identifikasi spesies, perikanan, perairan simeulue.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
DNA BARCODING IKAN FAMILI CARANGIDAE DI PERAIRAN SIMEULUE. Banda Aceh Fakultas Kelautan dan Perikanan (S1),2024
Baca Juga : DNA BARCODING IKAN FAMILI CARANGIDAE DI PERAIRAN UTARA ACEH (Laras Nauna Izzati Daminiyart, 2023)
Abstract
Carangidae is pelagic fish that live in groups (schooling) and are target fish caught by fishermen which has important economic value. The total catch of fish from the Carangidae family in Simeulue Regency in 2020 reached 880,720 tons with a production value of IDR. 28,766,600,000. Meanwhile, in 2021, it reached 1,582,474 tons with a production value of IDR. 55,379,102,000. The high production catches fish from the Carangidae family from year to year means that the stock of this fish will decrease if it is not managed well. The first step must be to identify and manage the diversity of fish in the Carangidae family by collecting genetic data. Research on genetic data on fish from the Carangidae family in Aceh has not been widely reported, especially in Simeulue Regency. This research aims to identify fish species in the Carangidae family using a DNA barcoding approach and their conservation status. This research was carried out from September to December 2023. Sampling was conducted at the Kuala Makmur Fish Auction Place (TPI), Simeulue Regency. The DNA extraction method uses a modified CTAB protocol. The sequence results in this study amounted to 13 COI sequences consisting of 4 species of fish in the Carangidae family with a length of 651 base pairs (bp). The species that have been identified are Caranx melampygus, Caranx sexfasciatus, Carangoides hedlandensis and Carangoides oblongus. Caranx sexfasciatus and Caranx melampygus have an average value of the closest genetic distance of 6.35%. Meanwhile, the furthest average genetic distance is Caranx melampygus and Carangoides oblongus with a value of 15.97%. Based on the IUCN category, 4 species are included in Least Concern (LC). Meanwhile, according to population trends, Caranx sexfasciatus is decreasing in the environment. The results of this research have provided contributions and basic information for managing Carangidae family fish resources in Simeulue waters. Keywords: Carangidae family fish, DNA barcoding, species identification, fisheries, Simeulue waters.
Baca Juga : IDENTIFIKASI JENIS IKAN KUWE FAMILI CARANGIDAE HASIL TANGKAPAN NELAYAN DI TIGA TEMPAT PENDARATAN IKAN ACEH (Putri Nabila Ulfah, 2020)