Luka diabetik atau yang disebut juga ulkus diabetikum merupakan luka yang terjadi pada penderita diabetes sebagai akibat dari adanya gangguan perfusi pada jaringan, gangguan syaraf perifer, dan proses inflamasi yang memanjang, serta infeksi kuman yang berlebih sehingga menyebabkan kematian jaringan (nekrosis) yang luas. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui angiogenesis pada proses penyembuhan ulkus diabetikum tikus putih (rattus norvegicus) dengan krim ekstrak daun kersen (muntingia calabura l.). penelitian ini menggunakan tikus putih (rattus norvegicus) jantan yang mengalami diabetes mellitus (dm) sebanyak 45 ekor berumur 3-4 bulan dengan berat 200-250 gram, dan dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan dengan 3 kali pengulangan. pengamatan dilakukan pada hari ke-3, hari ke-7 dan hari ke-14 dengan parameter pengamatan adalah jumlah buluh darah baru yang terbentuk. kelompok perlakuan pada penelitian ini yaitu: tikus dm diberikan base krim (k0); tikus dm diberikan silver sulfadiazine (k1); tikus dm diberikan krim ekstrak daun kersen 5% (k2); tikus dm diberikan krim ekstrak daun kersen 10% (k3); tikus dm diberikan krim ekstrak daun kersen 15% (k4). hasil analisis statistik memperlihatkan bahwa pemberian krim ekstrak daun kersen pada hari ke-3 dengan konsentrasi 5% (6,8±0,91), 10% (10,4±1,83) dan 15% (13,7±1,10). hari ke-7 dengan konsentrasi 5% (11,3±0,23) 10% (16,5±1,55) dan 15% (20±1,31). hari ke-14 dengan konsentrasi 5% (35,9±1,28), 10% (53,3±1,36) dan 15% (64,7±8,10) menunjukan bahwa pemberian krim ekstrak daun kersen dapat merangsang pembentukan buluh darah baru yang signifikan dibandingkan dengan kontrol negatif (p
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANGIOGENESIS PADA PENYEMBUHAN ULKUS DIABETIKUM TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) DENGAN KRIM EKSTRAK DAUN KERSEN (MUNTINGIA CALABURA L.). Banda Aceh Fakultas Kedokteran Hewan,2024
Baca Juga : EFEKTIVITAS KRIM EKSTRAK DAUN KERSEN (MUNTINGIA CALABURA L.) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA INCISI HARI KE-14 PADA KULIT TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) DIABETES MELLITUS (Chairunnisa Salsabila Simangunsong, 2023)
Abstract
Diabetic wounds or also called diabetic ulcers are wounds that occur in diabetics as a result of impaired tissue perfusion, peripheral nerve disorders, and prolonged inflammatory processes, as well as excessive germ infections that cause extensive tissue death (necrosis). This study aims to determine angiogenesis in the healing process of diabetic ulcers of white rats (Rattus norvegicus) with kersen leaf extract cream (Muntingia calabura L.). This study used 45 male white rats (Rattus norvegicus) with diabetes mellitus (DM) aged 3-4 months weighing 200-250 grams, and divided into 5 treatment groups with 3 repetitions. Observations were made on day 3, day 7 and day 14 with the observation parameter being the number of new blood vessels formed. The treatment groups in this study are: DM rats given base cream (K0); DM rats given silver sulfadiazine (K1); DM rats given 5% kersen leaf extract cream (K2); DM rats given 10% kersen leaf extract cream (K3); DM rats given 15% kersen leaf extract cream (K4). The results of statistical analysis showed that the administration of kersen leaf extract cream on day 3 with a concentration of 5% (6.8 ± 0.91), 10% (10.4 ± 1.83) and 15% (13.7 ± 1.10). Day 7 with concentrations of 5% (11.3±0.23) 10% (16.5±1.55) and 15% (20±1.31). Day 14 with concentrations of 5% (35.9±1.28), 10% (53.3±1.36) and 15% (64.7±8.10) showed that the administration of kersen leaf extract cream can stimulate the formation of new blood vessels significantly compared to the negative control (P