Abstrak penelitian ini mengdentifikasi gerakan sosial baru yang dijalankan oleh walhi aceh berkontribusi terhadap isu lingkungan hidup di kota banda aceh diantaranya permasalahan tata ruang dan isu tentang persoalan sampah. jenis penelitian ini adalah studi kasus, pengumpulan datanya menggunakan data primer yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. teknik pemilihan informan menggunakan purposive, keabsahan datanya menggunakan trigulasi sumber. penelitian ini menggunakan teori gerakan sosial baru yang dikemukakan oleh pichardo yang mana gerakan sosial baru secara fundamental memiliki kharakteristik khusus yang berbeda dengan gerakan sosial lama yaitu ideologi/tujuan, taktik, partisipan dan stuktur. dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa gerakan sosial baru yang dijalankan oleh walhi aceh memiliki kharakteristik seperti yang dikemukakan oleh pichardo diantaranya ideoogi/tujuan bukanlah didasari pada motif ekonomi, melainkan mempunyai tujuan supaya membuat manusia dan alam hidup dengan selaras, dan lingkungan yang berkeadilan serta berkelanjutan, kemudian taktik yang digunakan dengan memobilisasi opini publik melalui advokasi dan juga kampanye untuk menyebarkan isu lingkungan hidup, kemudian partisipan yang terlibat bersifat lintas golongan artinya tidak hanya berasal dari satu kelas dan kalangan tertentu, dan struktur yang digunakan juga bersifat demokratis dan fleksibel juga menggunakan musyawarah dalam memutuskan sesuatu. selain itu terdapat tiga peran yang dijalankan oleh walhi aceh dalam membantu memberikan kontribusi terhadap isu lingkungan hidup di kota banda aceh yaitu sebagai peran penyeimbang, sebagai pemberdaya masyarakat dan perantara atau penghubung. kata kunci: gerakan sosial baru, walhi aceh, lingkungan hidup
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KONTRIBUSI WAHANA LINGKUNGAN HIDUP INDONESIA (WALHI) ACEH DALAM ISU LINGKUNGAN HIDUP DI KOTA BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik,2024
Baca Juga : SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS LOKASI PEMANTAUAN LINGKUNGAN HIDUP PELABUHAN PENYEBERANGAN DI ACEH BERBASIS WEBGIS (Siti Balqis Humaira, 2023)
Abstract
ABSTRACT This research identifies how the new social movement run by WALHI Aceh contributes to environmental issues in Banda Aceh Among them are spatial problems and issues about waste issues. This type of research is a case study, data collection uses primary data, namely interviews, observation and documentation. The informant selection technique uses purposive, the validity of the data uses source triangulation. This research uses the theory of new social movements put forward by Pichardo, in which new social movements fundamentally have special characteristics that are different from old social movements, namely ideology/goals, tactics, participants and structure. From the results of this research it can be concluded that the New Social Movement run by WALHI Aceh has characteristics as stated by Pichardo, including that the ideology/goal is not based on economic motives, but has the aim of making humans and nature live in harmony, and the environment is just and sustainable. , then the tactics used are mobilizing public opinion through advocacy and campaigns to spread environmental issues, then the participants involved are cross-group, meaning they do not only come from one particular class or group, and the structure used is also democratic and flexible and also uses deliberation in deciding something. In addition, there are three roles carried out by WALHI Aceh in helping to contribute to environmental issues in Banda Aceh City, namely as a balancing role, as a community empowerment and intermediary or liaison. Keywords: New social movement, WALHI Aceh, Environment
Baca Juga : PERBANDINGAN KUALITAS HIDUP SISWA SMA BOARDING SCHOOL DENTAL NON-BOARDING SCHOOL DI BANDA ACEH (WENI YUPITA, 2019)