Penggunaan serat yang dianyam merupakan salah satu alternatif untuk meningkatkan sifat mekanis dari komposit. dalam penelitian ini serat alam yang digunakan adalah bambu, yang ketersediaannya melimpah dan pengolahannya yang relatif mudah. penelitian ini bertujuan meugetahui nilai kek:uatan lentur dari masing-masing spesimen uji yang berpenguat anyaman bambu dan phenol sebagai pengikatnya. spesimen dibuat dengan menggunakan proses compressing molding, kemudian diuji bending dengan mesin universal testing machine. hasil penelitian menunjukkan bahwa material komposit anyaman bambu berorientasi 0°- 90° (woven roving) yang memiliki kekuatan lentur yang tertinggi yaitu 80,029 gpa, sedangkan orientasi anyaman bambu 45° bernilai 36,775 gpa dan anyaman acak bernilai 75,229 gpa. kata kunci: material komposit, bambu, resin phenol, uji bending, kekuatan lentur
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH PENGGUNAAN KOMPOSIT PHENOL - ANYAMAN BAMBU TERHADAP UJI BENDING. Banda Aceh Fakultas Teknik,2005
Baca Juga : PERBANDINGAN KEKUATAN BENDING KOMPOSIT SERAT PISANG ABAKA DAN KOMPOSIT SERAT SABUT KELAPA DENGAN RESIN POLYESTER (AL MIZAN, 2022)
Abstract
Baca Juga : PENGEMBANGAN FIBER METAL LAMINATES DARI KOMPOSIT SERAT PISANG ABACA DAN PLAT ALUMINUM (M. Risman Satrianda, 2019)