Penggunaan sistem komunikasi konvensional seperti very high frequency-extended range (vhf-er) yang saat ini digunakan di bandara, tidak bisa mencakup semua wilayah penerbangan di indonesia. hal ini dikarenakan banyaknya hanbatan seperti banyaknya pegunungan, wilayah yang sangat luas, daerah yang berpulau-pulau serta biaya investasi yang sangat mahal. maka dibuatlah suatu sistem komunikasi data berbasis satelit vhf digital link (vdl) yang dapat menjangkau area penerbangan lebih dari 200 nilai laut. vdl bekerja pada range frekuensi vhf 118-138 mhz den pada proses propagasi menggunakan modulasi gaussian frequency shift keying (gfsk) dan teknik time division multiple access (tdma). pada sistem vdl digunakan dua buah ground station sebagal pusat pengontrol di bandara yaitu vhf ground station dan ground earth station sehingga disamping bertindak sebagai sistem komunikasi juga dapat bertindak sebagai sistem navigasi dan surveillance di bandara. urutan proses propagasi pada vdl dijabarkan dalam open system interconnection (osi) layer. keuntungan dari penggunaan sistem vdl adalah dapat dilakukan hubungan air to air, air to ground, ground to ground. sehingga dalam waktu dekat secara bertahap dan terencana dapat di terapkan sistem vdl di indonesia sehingga sistem keamanan penerbangan indonesia akan semakin baik.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
STUDI SISTEM VHF DIGITAL LINK (VDL). Banda Aceh Fakultas Teknik,2007
Baca Juga : ANALISA UNJUK KERJA SISTEM TRANSMISI GELOMBANG MIKRO DIGITAL LINK BANDA ACEH- SABANG (JULIARDI, 2024)
Abstract
Baca Juga : STUDI PERENCANAAN SISTEM KOMUNIKASI SERAT OPTIK MENGGUNAKAN TEIINOLOGI DWDM BERPENGUAT EDFA PADA LINK BANDA ACEH-MEDAN (Nurhafia Hanafiah, 2024)