Provinsi nanggroe aceh darussalam menggunakan sistem komunikasi gelombang mikro sebagai sistem komunikasi utama untuk hubungan antar daerah. sistem komunikasi di nanggroe aceh darussalam sering terjadi gangguan seperti texputusnya komunikasi tiba-tiba, salah satunya link bireuen - rajalanang. berdasarkan analisis sistem komunikasi gelombang mikro bireuen - rajalanang dihasilkan daya terima (prx) -46,291 dbm yang mendekati nilai threhold -70 dbm sehingga akan mempengaruhi availability sistem 99,965611% yang tidak mencapai standar avability menurut ccir yaitu 99,9991624%. perbaikan sistem gelombang mikro bireuen - rajalanang dilakukan dengan mengganti antena lebih besar 4,5m dan memiliki gain 44,123 db dari pada sistem sebelumnya antena 3,6 dan memiliki gainnya 42 db, mengurangi panjang feeder 105 m dan 80 m menjadi 80 m dan 55 m, memperbesar daya output dari 30.dbm menjadi 33 dbm dan menggunakan space diversity menghasilkan faktor perbaikan sebesar 6,33 atau 8,01 db db. berdasarkan analisis hasil perbaikan dihasilkan nilai availability 99,99922816% yang mencapai standar availability menurut ccir 99,9991624%.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS KINERJA SISTEM KOMUNIKASI GELOMBANG MIKRO DIGITAL LINK BIREUEN - RAJALANANG. Banda Aceh Fakultas Teknik,2006
Baca Juga : STUDI PERENCANAAN SISTEM TRANSMISI KOMUNIKASI GELOMBANG MIKRO TERESTRIAL LINK BTS TVRI BANDA ACEH - BTS TVRI SABANG (Tri Handayani, 2023)
Abstract
Baca Juga : EVALUASI SISTEM KOMUNIKASI GELOMBANG MIKRO PADA LINTASAN MATA IE-LHOONG ACEH BESAR MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK PATHLOSS (Bryan Yunadi, 2019)