Abstrak nagan raya telah menyelenggarakan 3-4 kali pemilu dari sejak pemekaran tahun 2002 menjadi kabupaten nagan raya. uniknya, setiap pemilu, kemenangan selalu dimenangkan oleh partai yang berbeda. pada pemilu tahun 2009 mayoritas kursi perlemen dikuasai oleh partai aceh. pemilu tahun 2014 mayoritas kursi dewan diisi oleh partai golkar, dan pemilu tahun 2019 dikuasai oleh partai demokrat. terbukti, pemilihan umum 2019 partai demokrat mampu menguasai kursi dewan di nagan raya. perubahan kekuasaan kursi dewan dari tahun 2014 oleh golkar. akan tetapi, tahun 2019 mengalami perubahan kekuasaan kursi dewan ini. berdasarkan, narasi politik yang dikembangkan di nagan raya selama pemilihan umum 2019 terkait adanya dinasti politik yang dibuat oleh ampon bang strategi serta pengaruh basis sosial yang terjadi dimasyarakat nagan raya membuat peneliti tertarik meneliti dinamika basis sosial politik dan kemenangan partai demokrat pada pemilu 2019 di nagan raya. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui narasi politik yang berkembang selama pemilu 2019, dinamika basis sosial politik, dan kemenangan partai demokrat pada pemilu 2019. dengan pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi. hasil penelitian menunjukan narasi politik yang dibangun sebagai strategi partai demokrat pada pemilu tahun 2019 adalah terkait dinasti politik yang dibuat oleh ampon bang selaku yang menjabat bupati dari pemekaran nagan raya sampai tahun 2017 sehingga membuat masyarakat muak terhadap itu. maka, lahirnya visi misi perubahan dari partai demokrat yang menjanjikan untuk rakyat juga pengganti ampon bang yang tidak memiliki kharisma dalam menarik hati masyarakat ini menjadi strategi yang digunakan untuk meruntuhkan dinasti membuat partai demokrat menentukan kandidat yang tepat dengan mampu membangun personal branding serta mencari suara dengan isu sosial dibuat kalangan partai golkar membentuk dinasti politik pada satu kelompok. sehingga, membuat kelompok lain dan masyarakat mulai tidak percaya kepada partai golkar dan kepercayaan masyarakat beralih ke partai demokrat memutuskan rantai dinasti politik dengan pergerakan perubahan di nagan raya. kata kunci: narasi politik, dinamika basis sosial, kemenangan partai demokrat, pemilihan umum
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
NARASI POLITIK DAN KEMENANGAN PARTAI DEMOKRAT PADA PEMILU TAHUN 2019 DI NAGAN RAYA. Banda Aceh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik,2024
Baca Juga : POLA KOMUNIKASI POLITIK KADER PARTAI NASIONAL DEMOKRAT PADA PEMILIHAN LEGISLATIF DEWAN PERWAKILAN RAKYAT KOTA BANDA ACEH TAHUN 2014 (Muhammad Ichsan , 2015)
Abstract
ABSTRACT Nagan Raya has held 3-4 elections since its expansion in 2002 into Nagan Raya Regency. Uniquely, every election, victory is always won by a different party. In the 2009 elections the majority of parliamentary seats were controlled by the Aceh Party. In the 2014 election, the majority of council seats were filled by the Golkar Party, and in the 2019 election, it was controlled by the Democratic Party. Evidently, in the 2019 general election the Democratic Party was able to control the council seats in Nagan Raya. Change in power of council seats from 2014 by Golkar. However, 2019 saw a change in the power of this council chair. Based on the political narrative developed in Nagan Raya during the 2019 general election regarding the existence of a political dynasty created by Ampon Bang, strategy and the influence of the social base that occurred in Nagan Raya society made researchers interested in researching the Dynamics of the Social Political Base and the Democratic Party's Victory in the 2019 Election in Nagan Raya. . The aim of this research is to determine the political narrative that developed during the 2019 elections, the dynamics of the socio-political base, and the victory of the Democratic Party in the 2019 elections. Data collection was carried out through interviews and observations. The research results show that the political narrative that was built as a strategy for the Democratic party in the 2019 elections was related to the political dynasty created by Ampon Bang, who served as regent from the expansion of Nagan Raya until 2017, making the public disgusted with it. So, the birth of a vision and mission for change from the Democratic Party which promised to the people as well as a replacement for Ampon Bang who did not have the charisma to attract the hearts of the people became a strategy used to bring down the dynasty, making the Democratic Party determine the right candidate who was able to build personal branding and seek votes on issues. Social media was created by Golkar Party circles to form a political dynasty in one group. Thus, other groups and society began to distrust the Golkar Party and people's trust shifted to the Democratic Party, breaking the chain of political dynasties with the movement for change in Nagan Raya. Keywords: Political Narrative, Social Base Dynamics, Democratic Party Victory, General Election