Pada perencanaan gedung bertingkat selain kekuatan struktur juga harus dipenuhi persyaratan-persyaratan arsitektural, dimana perencanaan gedung harus memperhatikan persyaratan kenyamanan meliputi kenyamanan ruang gerak dan hubungan antar ruang. kenyamanan tersebut diperoleh dari dimensi ruang dan tata letak ruang yang memberikan kenyamanan bergerak dalam ruang. gedung eksisting direncanahan 20 meter terdiri dari basemen, lantai 1, 2, 3, dan 4. struktur gedung menunjukkan adanya perbedaan fungsi lantai sehingga muncul perbedaan beban hidup lantai, dimana beban hidup di lantai basemen berbeda dengan lantai yang digunakan untuk aula dan perkantoran. analisis dilakukan terhadap perbedaan penempatan ruang aula dan ruang perkantoran pada lantai 1 sampai dengan lantai 4, dipilih 4 varian struktur rangka permodelan qpen frame dengan perbedaan letak lantai aula yaitu masing-masing open frame i (of1) adalah struktur rangka sesuai dengan desain eksisting, ruang aula diletakkan pada lantal 4. sedangkan of2, of3 dan of4 adalah varian letak ruang aula pada lantai 3, lantai 2, den lantai 1. hasil analisis menunjukkan bahwa struktur rangka eksisting tidak memenuhi persyaratan kekakuan struktur. tinjauan khusus adalah balok dengan bentang 12 meter yaitu balok 812 pada portal as-8. analisis ofl sampai dengan of4 dengan menggunakan mutu beton 45 mpa dapat memperkecil balok utama 812. gaya dalam yang timbul pada balok utama 812 dari setiap varian sebesar 44,67 tm; 127,95 tin; 201,86 tm; dan 562,97 tm terjadi kenaikan 186,8%; 351,8%; dan 1.160,3% untuk of2, of3, dan of4 dari of1. untuk gaya geser yang timbul pada setiap varian sebesar 17,44 t;65,58 t; 88,82 t; dan 175,65 . teriadi perubahan sebesar 276,46°/a; 409,87%; dan 908,26% pada of2, of3, dan of4. perbedaan penempatan ruang aula berpengaruh besar terhadap berat konstruksi bangunan yang terjadi dan stabilitas struktur yang diperoleh pada struktur eksisting, of1, of2, of3, dan of4 memenuhi perayaratan (aman) yaitu tidak kecil dari 1,5. keamanan struktur pondasi eksisting, ofl, of2, of3, dan of4 tidak memenuhi persyaratan daya dukung.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS GAYA DALAM ELEMEN STRUKTUR TERHADAP PERBEDAAN PENEMPATAN RUANG AULA PADA PERENCANAAN GEDUNG WALIKOTA BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Teknik,2010
Baca Juga : ANALISIS KEGAGALAN STRUKTUR RUANG AULA GEDUNG SERBAGUNA KABUPATEN PIDIE JAYA AKIBAT GEMPADENGAN METODE RESPON SPEKTRUM (Cut Nella Asyifa, 2018)
Abstract
Baca Juga : PERENCANAAN STRUKTUR ATAS GEDUNG PERKANTORAN BERTINGKAT SEPULUH DENGAN MENGGUNAKAN PROGRAM SAP 2000 (Surya Darma, 2024)