Sistem inventory merupakan salah satu pendukung utama proses produksi. tidak adanya kontrol terhadap inventory dapat menyebabkan berhentinya proses produksi. di lain pihak, semakin banyak menumpuk inventory akan mengakibatkan tingginya biaya inventory. meskipun inventory tidak pernah terlepas dari suatu industri namun seringkali penanganannya dianggap tidak serius sehingga secara tidak sadar perusahaan tersebut telah mengeluarkan biaya yang cukup besar untuk mengontrol inventory. berdasarkan dari permasalahan di atas maka dilakukan perubahan sistem inventory perusahaan yang semula dengan menggunakan sistem inventory yang terus menerus menjadi sistem inventory periodic. dengan diterapkannya sistem inventory periodic ini pad pabrik batu bata tersebut maka dapat ditentukan jumlah minimum persediaan dan maksimum persediaan. minimum persediaan sebesar 61.600 unit batu bata dan maksimum persediaan sebesar 70.350 unit batu bata selama 1 (satu) bulan menurut permintaan bulan sebelumnya. setelah dianalisa dengan menggunakan sistem inventory periodic ini didapat selisih persediaan total. selisih yang didapat dari metode sebelumnya dengan metode inventory periodic sebesar 130.150 unit batu bata. kata kunci : inventory periodic, koefisien konsumen, minimum stok, maksimum stok
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERENCANAAN INVENTORY PERIODIC PADA PABRIK BATU BATA PT. LAMTAMOT MAKMUR ACEH BESAR. Banda Aceh Fakultas Teknik,2007
Baca Juga : PFRENCANAAN PRODUKSI BATU BATA ( STUDI KASUS PADA PABRIK BATU BATA PT. LAMTAMOT MAKMUR ) (Rahadi Idroes, 2024)
Abstract
Baca Juga : ANALISIS KEKUATAN TEKAN DAN DENSITAS BATU BATA RAKYAT DARI PABRIK PRODUKSI DI ACEH BESAR (Rahmad Khanafi, 2026)