Tanah yang digunakan pada penelitian ini adalah tanah lempung desa cot seunong, montasik. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh nilai pengembangan tanah lempung setelah distabilisasikan dengan abu tempurung kelapa. menurut klasifikasi aashto tanah tersebut tergolong jenis tanah berlempung dengan simbol kelompok a-7-6 (47), sedangkan menurut klasifikasi uscs tanah tersebut temasuk golongan tanah lempung dengan indeks plastisitas tinggi yaitu 49,89% dan diberi simbol ch (clay high). tempurung kelapa diperoleh di daerah pasar peunayong, banda aceh. tempurung kelapa dibakar di atas hamparan seng selama ±3 jam sampai benar-benar menjadi abu. penambahan abu tempurung kelapa pada pengujian ini dilakukan dengan variasi 0%, 3%, 6%, 9% dan 12% dari berat tanah kering. hasil pengujian pemadatan (proktor) dapat menurunkan kadar air optimum (omc) dan meningkatkan berat volume kering maksimum (y) terhadap penambahan abu tempurung kelapa. benda uji untuk pengembangan dibuat sebanyak 30 buah dengan campuran penambahan abu tempurung kelapa. pengujian pengembangan mencakup pengujian swelling pressure dan free swelling. pengamatan pengembangan dilakukan selama 1440 menit, hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa pengembangan dengan penambahan abu tempurung kelapa dari 0% sampai dengan 12% dapat memperkecil nilai pengembangan pada swellingpressure hingga 43,82% dan nilai free swelling hingga 52,23%. dengan demikian penggunaan abu tempurung kelapa dalam penelitian ini cukup efektif dan menguntungkan diantaranya dapat memperkecil nilai pengembangan pada tanah lempung.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH PENAMBAHAN ABU TEMPURUNG KELAPA TERHADAP PERILAKU PENGEMBANGAN TANAH LEMPUNG DESA COT SEUNONG MONTASIK. Banda Aceh Fakultas Teknik,2010
Baca Juga : ANALISIS NILAI CBR UNSOAKED TERHADAP TANAH LEMPUNG DESA COT SEUNONG YANG DISTABILISASI DENGAN ZEOLIT PADA KEPADATAN SISI KERING (Riski Mahazir, 2014)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH STABILLSASL TANAH LEMPUNG DESA COT SEUNONG DENGAN ZEOLIT TERHADAP NILAI CALIFORNIA BEARING RATLO (CBR) (Teuku Alfadzly A, 2024)