Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan puing-puing dinding bangunan permanen terhadap pengembangan tanah lempung. pada keadaan alam dengan jenis dan kondisi yang berbeda, tanah mempunyai sifat kembang susut yang berbeda. tanah yang dijadikan objek penelitian ini berasal dari gle geunteng desa rima keunereum kecamatan peukan bada kabupaten aceh besar. penambahan puing-puing dinding bangunan permanen dilakukan secara bervariasi berdasarkan berat kering tanah lempung gle geunteng, yaitu 0%, 3%, 6%, 9%. benda uji yang dibuat berjumlah 44 buah dengan variasi penambahan puing-puing dinding bangunan permanen pada kondisi optimum proctor, di bawah optimum proctor dan di atas optimum proctor. pengujian pengembangan mencakup swelling pressure dan free swelling. pengujian swelling pressure menggunakan pvc-meter dan pengujian free swelling menggunakan swelling apparatus. pengamatan pengembangan dilakukan selama 1440 menit. tanah lempung gle geunteng menurut klasifikasi aashto tergolong ke dalam kelompok a-7-6 (70) dan menurut uscs termasuk golongan ch, di mana indeks plastisnya 56,92%. hasil penelitian memperlihatkan bahwa pada penambahan puing-puing dinding bangunan permanen 9% dapat memperkecil nilai swelling pressure hingga sebesar 27 ,940% dan nilai free swelling hingga sebesar 50,341 %.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH PENAMBAHAN PUING-PUING DINDING BANGUNAN PERMANEN TERHADAP PENGEMBANGAN TANAH LEMPUNG. Banda Aceh Fakultas Teknik,2006
Baca Juga : PENGARUH PENAMBAHAN ABU TEMPURUNG KELAPA TERHADAP PERILAKU PENGEMBANGAN TANAH LEMPUNG DESA COT SEUNONG MONTASIK (Rifki Hidayat, 2024)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH PENAMBAHAN SEMEN TERHADAP PERILAKU PENGEMBANGAN TANAH LEMPUNG EKSPANSIF GLEE GEUNTENG (Aktaillah, 2024)