Mikrohidro adalah instalasi pembangkit listrik yang menggunakan energi air. mikrohidro juga dikenal sebagai energi putih, istilah mikrohidro biasanya dipakai untuk pembangkit listrik yang menghasilkan ouq]ut sebesar 5 kw - 200 kw tujuan penulisan ini adalah untuk merencanakan pembangkit listrik tenaga mikrohidro (pltmh). pltmh ini berlo0kasi didesa alue meuraksa, kabupaten aceh jaya. sumber air berasal dari krueng on rayeuk dengan luas das sebesar 37,86 km2. pelencanaan ini memerlukan data sekunder seperti; peta topografi, curah hujan, klimatologi, dan jumlah penduduk. debit bulanan rata-rata dianalisis dengan menggunakan metoda mock. berdasarkan rumus weibull, debit andalan dengan probabilitas 60% dapat di pergunakan untuk merencanakan pembangkit tenaga listrik , debit andalan maksimum terjadi pada bulan november yaitu sebesar 2,20 m3/det sedangkan debit andalan minimum terjadi pada bulan juli sebesar 0,52 m3/det. tinggi air jatuh (head) efektif 12,07 m didapat dari pengurangan tinggi air jatuh states sebesar 14 m dengan kehilangan energi sepanjang saluran pengambilan (intake) sampai rumah pembangkit sebesar 1,93 m. debit desain direncanakan sebesar 0,50 m3/det, dengan kecepatan spesifik (ns) turbin sebesar 50 rpm, dalam perancangan pltmh ihi dipilih turbin crass/7ow dengan efisiensi turbin diasumsikan 80% dan efisiensi generator sebesar 90%, maka energi yang dihasilhan dari pembangkit listrik sebesar 42,626 kw yang didistribusikan kepada warga di desa alue meuraksa dengan jumlah bangunan sebanyak 92 unit, masing- masing bangunan memperoleh daya sebesar 400 watt, energi yang tersisa dari pembangkit sekitar 5,826 kw dapat dimanfaatkan jika teriadi penanbahan jumlah penduduk di desa alue meuraksa.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERENCANAAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKROHIDRO ALUE MEURAKSA KABUPATEN ACEH JAYA. Banda Aceh Fakultas Teknik,2010
Baca Juga : PERENCANAAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKROHIDRO KRUENG BLANG PANDAK KABUPATEN PIDIE (Shahimi, 2024)
Abstract
Baca Juga : RANCANG BANGUN KINCIR AIR IRIGASI SEBAGAI PEMBANGKIT LISTRIK DI PEDESAAN (Lia Yunita, 2019)