Cemaran logam berat timbal (pb) pada kerang darah (anadara granosa) di muara alue naga kota banda aceh abstrak logam timbal (pb) merupakan logam nonesensial yang jika tubuh dimasuki logam ini fungsi enzimatis dapat terganggu selain itu, juga bersifat toksik serta menurunkan iq pada anak. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daging kerang darah (anadara granosa) tercemar logam berat pb yang berasal dari muara alue naga kecamatan syiah kuala kota banda aceh. sampel penelitian ini adalah kerang darah yang diperoleh dari muara alue naga kecamatan syiah kuala kota banda aceh. sebanyak 9 daging kerang darah dibagi menjadi 3 kelompok berdasarkan ukuran daging, yaitu kerang darah ukuran kecil: 3,7-3,9 cm; ukuran sedang: 4,1-,4,5 cm; ukuran besar: 5,1-5,4 cm. pengujian logam berat timbal mengacu sni 2354.5-2011 pada produk perikanan dengan destruksi basah tentang cara uji kimia kadar logam berat pb dan dianalisis menggunakan alat atomic absorption spectrophotometer (aas). hasil uji memperlihatkan konsentrasi pb pada semua daging kerang darah
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
CEMARAN LOGAM BERAT TIMBAL (PB) PADA KERANG DARAH (ANADARA GRANOSA) DI MUARA ALUE NAGA KOTA BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Kedokteran Hewan,2024
Baca Juga : BIOMETRIK KERANG DARAH (ANADARA GRANOSA) HASIL TANGKAPAN DARI PERAIRAN ALUE NAGA KECAMATAN SYIAH KUALA KOTA BANDA ACEH (SRI INTAN, 2025)
Abstract
THE CONTAMINATION OF HEAVY METAL LEAD (Pb) IN BLOOD COCKLES (Anadara granosa) AT THE ALUE NAGA ESTUARY BANDA ACEH CITY ABSTRACT Lead (Pb) is a metal that is not essential to the human body and is known for its extreme toxicity. When this metal enters the body, it can disrupt enzymatic functions and reduce IQ in children. The primary objective of this study was to identify the existence of Lead Pb heavy metal contamination in the tissue of blood cockles (Anadara granosa) from the Alue Naga estuary in the Syiah Kuala district of Banda Aceh city. The study specimens consisted of blood cockles collected from the Alue Naga estuary in the Syiah Kuala district of Banda Aceh city. These blood cockle samples were categorized into three groups based on their size: small blood cockles ranging from 3.7-3.9 cm, medium-sized blood cockles ranging from 4.1-4.5 cm, and large blood cockles ranging from 5.1-5.4 cm. The testing process for lead heavy metal adheres to the standards outlined in SNI 2354.5-2011. This procedure involved chemically examining the lead heavy metal content in seafood products through a wet destruction process and subsequent analysis using an Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS). The test results revealed that the concentration of Pb in all blood cockle samples was
Baca Juga : ANALISIS KANDUNGAN LOGAM BERAT PB DAN CD PADA KERANG HIJAU (PERNA VIRIDIS L.) DI PERAIRAN ALUE NAGA, BANDA ACEH (DEA SAVIRA, 2021)