Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
MURTADHA, PENGARUH KUAT TEKAN BETON TERHADAP KAPASITAS LENTUR DAN DAKTILITAS BALOK SANDWICH PRACETAK SUATU PENELITIAN DENGAN MENGGUNAKAN BALOK SANDWICH DENGAN KUAT TEKAN BETON 20 MPA; 30 MPA DAN 40 MPA. Banda Aceh Fakultas Teknik,2005

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kuat tekan beton terhadap kapasitas lentur dan daktilitas balok sandwich pracetak. benda uji yang menjadi objek penelitian ini adalah balok sandwich yang terbuat dari gabungan beton dan baja profil dengan ukuran 90 mm x 300 mm x 2000 mm. mutu beton yang direncanakan bervariasi yaitu 20 mpa; 30 mpa dan 40 mpa, sedangkan profil baja yang digunakan dalam penelitian ini adalah profil baja siku dengan ukuran (45.45.2,2) mm dan (45.45.2,8) mm. pada bagian atas balok dipasang 2 buah baja siku (45.45.2,2) mm yang dihubungkan dengan las dan pada bagian bawah dipasang 2 buah baja siku (45.45.2,8) mm yang juga dihubungkan dengan las dan ditambah dengan plat strip dengan ukuran (2,8x45) mm. alat sambung yang digunakan adalah baut 5/8 inchi yang berfungsi sebagai shear connector. jumlah benda uji balok adalah 3 buah dan 30 buah benda uji silinder beton dengan ukuran 150 mm dan tinggi 300 mm sebagai benda uji kontrol mutu beton. pengujian lentur yang dilakukan pada balok sandwich ini dilakukan dengan meletakkan balok di atas dua tumpuan dengan jarak antar tumpuan 180 cm dan kemudian dibebani dengan dua buah beban terpusat dengan jarak antara kedua beban tersebut adalah 20 cm. balok dibebani secara bertahap hingga mencapai beban puncak. setiap tahapan beban dicatat lendutan, regangan baja tekan, regangan baja tarik serta diamati pola retak yang terjadi. hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar kuat tekan beton maka kapasitas lentur dan daktilitas balok sandwich pracetak juga semakin meningkat. pada keadaan yield, kapasitas lentur balok dengan kuat tekan beton 20 mpa; 30 mpa dan 40 mpa adalah masing-masing sebesar 4,772 tm; 4,900 tm dan 5,318 tm. peningkatan kapasitas lentur balok dengan kuat tekan beton 30 mpa dan 40 mpa terhadap balok dengan kuat tekan beton 20 mpa adalah masing-masing sebesar 2,675 % dan 11,436 %. sedangkan pada keadaan ultimit, kapasitas lentur balok dengan kuat tekan beton 20 mpa; 30 mpa dan 40 mpa adalah masing-masing sebesar 5,477 tm; 5,702 tm dan 6,947 tm. peningkatan kapasitas lentur balok dengan kuat tekan beton 30 mpa dan 40 mpa terhadap balok dengan kuat tekan beton 20 mpa adalah masing-masing sebesar 2,322 % dan 2,437 %. sedangkan daktilitas berdasarkan lendutan pada balok dengan kuat tekan beton 20 mpa; 30 mpa dan 40 mpa adalah masing-masing sebesar 2,006; 2,777 dan 4,141. peningkatan daktilitas balok dengan kuat tekan beton 30 mpa dan 40 mpa terhadap balok dengan kuat tekan beton 20 mpa adalah masing- masing sebesar 38,373 % dan 106,410 %.



Abstract



    SERVICES DESK