Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Darmawan, UJI PERFORMANSI MESIN PEMERAS KELAPA KUKUR TIPE SENTRIFUGAL BERTENAGA MOTOR LISTRIK. Banda Aceh Fakultas Pertanian,2008

Santan merupakan bahan dasar olahan yang diperoleh dengan melakukan pemerasan daging kelapa segar yang sebelumnya telah dikukur, baik dengan penambahan air ataupun tanpa penambahan air. namun demik:ian penambahan air pada pembuatan santan sangat berpengaruh terhadap komposisi santan dan menyebabkan emulsi santan lebih stabil. penelitian ini bertujuan untuk melakukan uji perfonnansi mesin pemeras kelapa kukur tipe sentrifugal bertenaga motor listrik. ruang lingkup yang diteliti adalah penelitian ini terbatas pada kelapa kukur dan uji kinerja mesin meliputi kapasitas mesin, rendemen, evaluasi terhadap ampas. penelitian ini dilakukan dalam 3 (tiga) tahap kerja meliputi penelitian pendahuluan, tahap uji pengujian/percobaan dan tahap pembuatan lubang silinder berlubang yang telah dirancang. dalam penelitian ini mengunakan motor listrik yang memiliki daya ½ hp kecepatan yang digunakan 3 yaitu 435 rpm, 621 rpm, dan 870 rpm, sedangkan jumlah tabung silinder yang digunakan adalah 3 dengan jumlah lubang yaitu ukuran g1 20.000 lb/m2, g2 10.000 lb/m2, dan g3 7.500 lb/m2. penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (ral) dengan mengunakan dua faktorial yang berpengaruh yaitu, kecepatan dan jumlah lubang dari tabung silinder. hasil pengujian interaksi diperoleb kapasitas peras tertinggi diperoleh pada perlakuan jumlah silinder 20.000 lubang/m dengan putaran 870 rpm (gir3) dan jumlah silinder 10.000 lubang/m2 dengan putaran 870 rpm (g2r3) yaitu 34,09 kg/jam, sedangkan terendah pada perlakuan jumlah silinder 20.000 lubang/m2 dengan putaran 435 rpm (girl) yaitu 26,55 kg/jam. semakin tinggi putaran semakin tinggi kapasitas peras yang dihasilkan, sedangkan jumlah lubang silinder tidak terlalu berpengaruh terhadap kapasitas peras. rendemen tertinggi diperoleh pada perlakuan jumlah silinder 20.000 lubang/m2 dengan putaran 870 rpm (gir3) yaitu 26,67 %, sedangkan terendah pada jumlah silinder 7.500 lubang/m2 dengan putaran 435 rpm (g3rl) yaitu 3,33 %. semakin tinggi putaran semakin tinggi rendemen mesin, dan semakin banyak lubang silinderjuga rendemen mesin menjadi lebih tinggi. evaluasi terhadap ampas (qp) menunjukkan bahwa nilai qp tertinggi diperoleh pada perlakuan jumlah silinder 10.000 lubang/m2 dengan putaran 435 rpm (g2rl) yaitu 30 %, sedangkan terendab pada jumlah silinder 10.000 ubang/m2 dengan putaran 870 rpm (g2r3) yaitu 5,78 %. semakin tinggi kecepatan putar maka semakin rendah nilai qp, sedangkan jumlah lubang silinder tidak terlalu berpengaruh terhadap nilai qp ini.



Abstract



    SERVICES DESK