Primary reformer adalah salah satu peralatan penting dalam proses sintesis ammonia pada pt. pupuk iskandar muda yang berfungsi menghasilkan hidrogen. tanggal 13 januari 2012 unit ammonia-1 mengalami gangguan pada primary reformer yang mengakibatkan pabrik harus dishutdown. kronologis kejadiannya adalah terjadi kenaikan temperatur 580c menuju 670'c dalam waktu singkat dan asap keluaran cerbong pembuangan bewarna kecoklatan. setelah dilakukan internal inspeksi ditemukan kebocoran pada inlet primary reformer dengan material baja karbon rendah astm a-106 grade b pada daerah haz ( heat affacted zone ). kebocoran ini disebabkan oleh penjalaran retak halus akibat pengaruh tekanan fluida didalam pipa dan kondisi operasi pada temperatur tinggi. jika keadaan seperti ini jika berlangsung secara kontinyu maka akan berpengaruh terhadap material terutama pada daerah lasan. dari hasil pemeriksaan dan analisa yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan : kebocoran terjadi pada pipa baja karbon rendah astm a-106 grade b pada daerah haz disebabkan oleh penjalaran retak halus sehingga retak merambat menembus dinding pipa akibat pengaruh faktor intensitas tegangan (k;) yang mencapai 140 mpa sedangkan ketangguhan retak (kc ) dari material baja karbon rendah astm a-106 grade b adalah 114 mpa[n. rekomendasi untuk khasus kegagalan material baja karbon rendah astm a-106 grade b adalah: tegangan harus dibawah 114 mpa[r karena nilai tersebut adalah ketangguhan retak untuk baja karbon rendah astm a-106 grade b. kata kunci : baja karbon rendah, retak halus, daerah lasan
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KEGAGALAN PIPA BAJA KARBON RENDAH ASTM A-106 GRADE B DI DAERAH LASAN. Banda Aceh Fakultas Teknik,2012
Baca Juga : ANALISA LAJU KOROSI DAERAH LOGAM LAS PADA BAJA KARBON RENDAH DENGAN METODA POLARISASI LINIER (Harris Hidayat, 2024)
Abstract
Baca Juga : ANALISA KEGAGALAN DAERAH LASAN PADA PIPA STAINLESS STEEL DENGAN MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA (Muhammad Najib, 2018)