Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Ahmad Juaini, PENELITIAN DAYA DUKUNG TARIK SCREW-PILE DENGAN BEBAN INKLINASI PADA TANAH LEMPUNG. Banda Aceh Fakultas Teknik,2006

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari tentang mekanisme transfer beban terhadap daya dukung tarik angkur screw-pile dan bentuk keruntuhan angkur. penelitian ini dilakukan dengan metode eksperi mental di lapangan untuk mengetahui kapasitas daya dukung tarik angkur screw-pile. tinjauan penelitian adalah pengangkuran screw-pile diameter i0 cm, i5 cm dan 20 cm dengan beban inklinasi angkur screw-pile 45° dengan permukaan tanah. jenis tanah yang menjadi sampel adalah tanah bcrlempung. jumlah beoda uji untuk setiap perlakuan adalah 2 (dua) buah dengan susunan screw (n) 2 dan 3 untuk diameter screw 10 cm, i5 cm dan 20 cm, dengan variasi kedalaman screw 0,60 m; 0,80 m dan 1,00 m. total benda uji angkur screw-pile yang digunakan untuk semua perlakuan sebanyak 20 buah. beban teoritis (paa) yang digunakan untuk pengujian kuat tarik angkur screw-pile di lapangan diperoleh dari perhitungan masing-masing diameter screw berdasarkan variasi kedalaman, parameter volume, berat tanah serta beban runtuh lapangan. percobaan dengan beban kontinyu dilakukan untuk mengukur besarnya deformasi yang terjadi pada screw-pile. pengujian kuat tarik dilakukan dengan memberikan beban secara perlahan-lahan (beban kontinyu) dengan menggunakan pressure-gauge sampai terjadi keruntuhan (failure) pada angkur screw-pile. setiap tahap pembebanan dicatat besar deformasi yang terjadi. pembacaan dilakuk an setiap 5 menit sampai waktu maksimum. besarn ya deformasi diperoleh dari pembacaan dial-gauge yang dipasan g pada balok referensi (reffence beam). hasil pengukuran digambarkan dalam bentuk grafik yang memperlihatkan hubungan antara : beban (p) - deformasi (8), beban (p) - waktu, dan waktu deformasi (8). untuk screw-pile diameter (0) 10 cm keruntuhan terjadi pada p,a = 0,692 ton, dengan deformasi (5) = 50,00 mm, untuk 0=15 cm keruntuhan terjadi pada pa = 1,050 ton, dengan deformasi (6) = 24,100 mm, dan untuk 0 = 20 cm keruntuhan terjadi pada p,a = 1,500 ton, dengan deformasi (5) = 54,500 mm. sedangkan pengujian dengan mengontrol failure plane (melalui penggalian sisi keruntuhan pada angkur) yang terbentuk pada diameter 15 cm keruntuhan terjadi pada pa = 0,923 ton, dengan deformasi (8) = 21,300 mm. beban uji tarik angkur dan besarnya deformasi hasil pengujian di lapangan dibandingkan dengan hasil perhitungan secara teoritis. dari hasil analisis serta uji lapangan untuk masing-masing benda uji diperoleh hubungan regresi yang kemudian dibuat garis singgung pada daerah linear dan garis singgun g pada daerah kurva failure, diperoleh titik perpotongan yang diambil sebagai p design dengan batas deformasi izin. hubungan antara screw-pile dengan deformasi dan beban (pdesign) diperoleh hasil yaitu; untuk diameter (0) 10 cm; keruntuhan terjadi pada pdesign = 0,440 ton, dengan deformasi (8) = 16,00 mm dan persamaan yang didapat : y=3,1419e3,9512x dan r2 = 0,9932; untuk diameter (0) = 15 cm; keruntuhan terjadi pada p design 0,830 ton, dengan deformasi (5) = 3,500 mm dan persamaan yang didapat:y = 0,194e dan r = 0,821; untuk 0 = 20 cm keruntuhan terjadi pada p design =0,900 ton dengan deformasi (8) = 21,50 mm dan persamaan yang didapat : y =5,675e4,7943x dan r2 =0,7416 dan untuk 0 = 15 cm dengan pembebanan byfailure plane: keruntuhan terjadi pda pa 0,680 ton dengan deformas i (6) = 9,00 mm dan persam aan yang didapat :y = 1,5763e."dan r = 0,8919.



Abstract



    SERVICES DESK