Studi ini bertujuan untuk menganalisis kemungkinan terjadinya likuifaksi lapisan pasir apabila terjadi gempa bumi. pada suatu lapisan tanah pasir yang jenuh air, getaran- getaran gempa bumi menyebabkan kemungkinan terjadi suatu gejala likuifaksi yang merupakan gejala keruntuhan struktural tanah akibat menerima beban siklis (berulang). beban siklis ini menimbulkan perubahan-perubahan di dalam deposit, berupa peningkatan tekanan air pori sehingga kuat geser tanah menjadi berkurang atau bahkan hilang (loss strength). tanah pasir yang telah kehilangan seluruh kekuatan geser akan mencair dan berprilaku seperti fluida. studi ini dilakukan pada lokasi pembangunan dermaga pasiran sabang. struktur lapisan tanah pada lokasi proyek ini dominan lapisan pasir. perhatian penempatan bangunan ini terhadap bahaya likuifaksi juga dikarenakan daerah aceh merupakan zona gempa aktif. berdasarkan data sekunder yang dikumpulkan dari pt. adiyasa estima banda aceh, diperoleh 2 titik bor yang dominan pasir. data gempa dalam radius maksimum 500 kilometer dari kota sabang diperoleh dari soelamo et al. (1983), munirwan (2005) dan badan meteorologi dan geofisika banda aceh (2007), kemudian percepatan gempa rata-rata di permukaan tanah dianalisis dengan menggunakan persamaan percepatan gempa dari donovan (1972), newmark (1968), dan kawashumi. kemungkinan likuifaksi dianalisis dengan menggunakan metode-metode analitis dari kishida (1969), seed dan idriss (1971), dan valera & donovan (1977). hasil studi ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode analitis dari kishida (1969) dan seed & idriss (1971) memberikan hasil yang relatif sama dalam menganalisis kemungkinan terjadinya likuifaksi yaitu likuifaksi tidak terjadi, sedangkan metode analitis dari valera & donovan (i 977) memberikan hasil dari titik bor i dao titik bor 2 yang dipilih didapat masing-masing 2 lapisan terjadi likuifaksi yaitu pada lapisan 02,50 m dan 27,50 m pada titik bor i sedangkan pada titik bor 2 likuifaksi terjadi pada lapisan 02.50 m dan 20.75 m dengan magnitude gempa 7,0; 8,2 dan 8,9 sr. hasil akhir dari analitis kemungkinan likuifaksi pada lokasi pembangunan dermaga pasiran sabang dengan menggunakan metode-metode analitis dari kishida (1969), seed dan idriss (1971), dan valera & donovan (1977) dengan menggunakan titik bor i dan 2 dapat disimpulkan kemungkinan likuifaksi terdapat pada lapisan 02,50 m; 20,75 m dan 27,50 m dikarenakan nilai n spt pada daerah tersebut rendah.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS KEMUNGKINAN LIKUIFAKSI LAPISAN PASIR PADA LOKASI PEMBANGUNAN DERMAGA PASIRAN SABANG. Banda Aceh Fakultas Teknik,2008
Baca Juga : ANALISIS POTENSI LIKUIFAKSI LAMPISAN PASIR PADA LOKASI RENCANA PEMBANGUNAN JEMBATAN ULEE KRUENG KOTA SABANG (M. Hirzan Achyar, 2023)
Abstract
Baca Juga : ANALISIS POTENSI LIKUIFAKSI LAPISAN PASIR PADA LOKASI GUDANG PERUSAHAAN SUSU BENDERA DI DESA SANTAN ACEH BESAR (Reza Fahlevi, 2024)