Karakteristik arus lalu lintas sangat dibutuhkan dalam menganalisis arus lalu lintas. untuk dapat merepresentasikan karakteristik arus lalu lintas dengan baik, dikenal 3 (tiga) parameter utama yang harus diketahui di mana ketiga parameter tersebut saling berhubungan secara matematis satu dengan lainnya, yaitu : arus (volume) lalu lintas, kepadatan (density) lalu lintas, kecepatan (speed) lalu lintas. jalan t.panglima polem adalah jalan dua jalur (6 lajur) dua arah bermedian, lalu lintas pada jalan ini merupakan campuran dari berbagai jenis kendaraan. jalan t.panglima polem merupakan jalan dalam kota yang digunakan oleh pemakai jalan untuk menuju ke pusat kota, ke pusat perbelanjaan, sekolah-sekolah, bank dan tempat tujuan lainnya. lalu-lintas yang melewati jalan ini merupakan lalu-lintas campuran dari berbagai jenis kendaraan. pengambilan data dilakukan dengan cara mencatat volume dan kecepatan yang diperlukan secara langsung di lapangan selama empat hari. data tersebut yaitu volume lalu lintas, dan kecepatan setempat berdasarkan komposisi lalu lintas yang melewati pias pengamatan selama 12 jam mulai pulcul 07.00-19.00 wib dengan interval waktu 15 menit. pencatatan volume dan kecepatan setempat dilakukan selama 4 hari yaitu hari senin, jumat, sabtu, dan minggu, karena hari-hari tersebut dapat mewakili aktivitas masyarakat. pengambilan data dilakukan pada 2 arah. analis is karakteristik arus lalu lintas untuk suatu ruas jalan dapat dilakukan dengan mempelajari hubungan matematis antara kecepatan, arus, dan kepadatan lalu lintas yang terjadi pada ruas jalan tersebut. dari hasil penelitian didapat, untuk arah simpanglima-peunayong model greenshields merupakan model yang terbaik untuk hubungan matematis antara kecepatan-kepadatan dengan nilai r 2 tertinggi (r 2 = 1 ). model greenshields merupakan model yang terbaik untuk hubungan matematis antara volume-kepadatan dengan nilai r tertinggi (r2 = 0,9999). model underwood merupakan model yang terbaik untuk hubungan matematis antara volume-kecepatan dengan nilai r tertinggi (r2 =0,9999). untuk arah peunayong- simpanglima model greenshields merupakan model yang terbaik untuk hubungan matematis antara kecepatan-kepadatan dengan nilai r tertinggi (r =1 ). model greenberg dan underwood merupakan model yang terbaik untuk hubungan matematis antara volume-kepadatan dengan nilai r tertinggi (r2 = 0,9987). model underwood merupakan model yang terbaik untuk hubungan matematis antara volume-kecepatan dengan nilai r 2 tertinggi (r2 = 0,9994).
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HUBUNGAN VOLUME-KECEPATAN DAN KEPADATAN LALU-LINTAS PADA JALAN DALAM KOTARN(STUD I KASUS JALAN T. PANGLIMA POLEM). Banda Aceh Fakultas Teknik,2007
Baca Juga : TINJAUAN HUBUNGAN KARAKTERISTIK LALU LINTAS PADA JALAN JENDERAL SUDIRMAN BANDA ACEH (HUBUNGAN KECEPATAN--KEPADATAN DAN VOLUME-KEPADATAN) (Reni Musita, 2024)