Kolektor surya jenis palung silindris setengah lingkaran merupakan salah satu jenis kolektor yang dapat menghasilkan temperatur fluida kerja yang lebih tinggi dibandingkan dengan kolektor plat datar. kenaikan temperatur air keluar pada kolektor palung silindris setengah lingkaran sangat dipengaruhi oleh intensitas radiasi matahari yang diterima oleh kolektor. pengujian pemanas air tenaga surya menggunakan kolektor palung silindris setengah lingkaran ini dilakukan dengan menggunakan empat buah kolektor yang dibagi menjadi dua dengan susunan paralel dan seri. pipa absorber berdiameter 0 3/8 inchi dengan panjang 85,5 cm. drum berdiameter o 55,5 cm dan panjang 85,5 cm yang dibelah dua secara simetri berfungsi sebagai rangka palung. lembaran pelat stainless steel dengan ketebalan 0,07 cm dilapiskan pada cekungan dalam rangka yang berfungsi sebagai reflektor. kaca penutup yang digunakan mempunyai ketebalan 0,3 cm. air dari tangki dialirkan kolektor dengan laju aliran 25 ml/menit dan 35 ml/menit. dari hasij pengujian didapat bahwa. temperatur air keluar tertinggi dihasilkan oleh kolektor yang menggunakan susunan seri dengan temperatur air keluar rata-rata 56 c dan laju aliran 25 ml/menit dapat menghasilkan temperatur air keluar yang lebih tinggi. kata kunci : kolektor, absorber, laju aliran.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISA HUBUNGAN PARALEL DAN SERI PADA KOLEKTOR SURYA JENIS PALUNG SILINDRIS SETENGAH LINGKARAN. Banda Aceh Fakultas Teknik,2006
Baca Juga : PENGARUH KACA PENUTUP TERHADAP PERFORMANSI KOLEKTOR SURYA JENIS SILINDRIS SETENGAH LINGKARAN (Dedi Mariadi, 2020)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH PEMANFAATAN MATERIAL PENYIMPAN PANAS PADA KOLEKTOR KONSENTRATOR TIPE SETENGAH SILINDRIS (MUHAMMAD FADHIL, 2018)