Energi surya dapat dimanfaatkan secara langsung maupun tidak langsung. pemanfaatan langsung sinar matahari dapat di lihat pada proses pengeringan hasil pertanian (padi, jagung dan kedelai) dan pembuatan garam di tepi pantai. pemanfaatan tidak langsung energi surya dengan menggunakan sistem kolektor untuk menghasilkan energi panas. dalam penelitian ini digunakan kolektor dengan bentuk plat penyerap datar, bentuk u dan bentuk v dengan luas kolektor yang sama untuk memanaskan udara yang kemudian dialirkan ke dalam lemari pengering untuk mengeringkan bahan yang dikeringkan, pengujian ini dilakukan dengan cara membandingkan kolektor plat datar dan plat upada kondisi yang sama dan kemudian kolektor plat u dibandingkan dengan kolektor plat v pada kondisi yang sama pula. kolektor terbuat dari kayu dengan panjang 1900 mm dan lebar 700 mm, plat alumunium 0,5 mm digunakan sebagai absorber, kaca cover setebal 5 mm, dan isolasi thermal dart karet sterefoam, dengan kemiringan kolektor 15". dari hasil penelitian yang dilakukan kolektor dengan menggunakan plat v menghasilkan temperatur udara keluar yang lebih tinggi dibandingkan dengan kolektor plat u dan datar. temperatur udara yang keluar dari kolektor plat v mencapai temperatur 50'c dengan temperatur plat rata-rata 63 "c. kata kunci :energi surya, lemari pengering, kolektor, plat penyerap.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KAJI DISTRIBUSI TEMPERATUR LEMARI PENGERING DENGAN PEMANFAATAN ENERGI SURYA YANG MENGGUNAKAN TIGA BENTUK PLAT KOLEKTOR. Banda Aceh Fakultas Teknik,2006
Baca Juga : ANALISA SISTEM PENAMBAHAN KOLEKTOR SURYA SEBAGAI PENYUPLAI PANAS PADA SISTEM PENGERING IKAN (Eri Eka Putra, 2017)
Abstract
Baca Juga : OPTIMASI PENYERAPAN ENERGI MATAHARI MEMANFAATKAN LALUAN MULTI BELOKAN TAJAM (SUSI FITRI YANTI, 2024)