Minyak nilam merupakan salah satu jenis minyak atsiri yang digunakan dalam industri parfum, sabun clan kosmetik disamping itu juga dapat digunakan sebagai bahan pembuatan pestisida nabati. pola perdagangan minyak nilam tidak terkena kuota ekspor dan sampai saat ini belum ditemukan bahan sintesis atau bahan pengganti yang dapat menyamai manfaat minyak nilam ini. dalam hal ini, kecamatan bakongan dan bakongan timur merupakan penghasil minyak nilam terbesar di aceh selatan. akan tetapi sistem penyulingannya masih menggunakan cara yang sederhana dengan menggunakan drum. sehingga mempengaruhi hasil minyak yang disuling. maka dari itu dibutuhkan data biaya pokok penyulingan di usaha yang ada di bakongan timur. agar kedepan usaha penyulingan nilam mendapatkan hasil yang lebih baik. dalam penelitian ini, yang di analisa adalah biaya pokok penyulingan nilam yang meliputi : biaya tetap dan biaya tidak tetap. biaya tetap meliputi: biaya penyusutan clan biaya bunga modal. sedangkan biaya tidak tetap meliputi biaya bahan bakar, biaya listrik, biaya tenaga kerja, dan biaya perawatan. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pascapanen dan pengolahan serta untuk mengetahui biaya pokok penyulingan nilam di industri - industri kecil dengan perajatan destilasi di kecamatan bakongan dan bakongan timur kabupaten aceh selatan. parameter yang diambil pada penelitian ini adalah petani nilam, penyuling nilam, dan unit industri dagang yang ada lokasi penelitian. dari hasil penelitian diperoleh bahwa ud yusuf menghasilkan biaya tetapnya sebesar rp.7.100.000/tahun, biaya tidak tetapnya rp.76.254/jam. dimana proses penyulingannya terbuat dari stainless steel yang menghasilkan warna minyak yang lebih jernih dibandingkan dengan menggunakan plat besi, alumunium maupun drum. biaya tetapnya adalah rp.7.100.000/tahun, biaya tidak tetapnya rp.76.254/jam. sedangkan ud yahwa dan ud yusma merupakan usaha penyulingan yang paling kecil dimana biaya tetapnya rp.3.600.000/tahun dan biaya tidak tetapnya rp.63.142/jam. dari hasil penelitian juga diperoleh bahwa ud muna merupakan usaha penyulingan yang paling sedikit mengeluarkan biaya pokok penyulingan nya yaitu rp.7.689/jam, sedangkan biaya pokok penyulingan terbesar terdapat pada ud madiah rp.14.920/jam.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS BIAYA POKOK PENYULINGAN MINYAK NILAM (PATCHOULI OIL) SKALA INDUSTRI KECIL DI KECAMATAN BAKONGAN DAN BAKONGAN TIMUR KABUPATEN ACEH SELATAN. Banda Aceh Fakultas Pertanian,2013
Baca Juga : PERANCANGAN DAN PENGEMBANGAN MESIN PEUNEURAH NILAM PORTABLE (PNP) VERSI 1.0 (MARZUKI ALKINDI, 2019)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH KONDISI PROSES DISTILASI VAKUM TERHADAP PENINGKATAN KADAR PATCHOULI ALCOHOL PADA MINYAK NILAM (PATCHOULI OIL) (Meuthia Busthan, 2017)