Perkembangan teknologi memicu pennasalahan tentang kepemilikan clan pemalsuan citra. untuk itu diperlukan suatu teknik untuk autentikasi citra. dalam tugas akhir ini, sebuah analisis dari algoritrna reversibel watermarking dimana citra asli dapat direcover dari data citra terwatermark diusulkan. kebanyakan algoritma watermarking menyebabkan degradasi pada citra yang telah diwatermark. algoritma reversible watermarking ini menggunak an metode histogram shifting dimana citra asli dapat diperoleh ketika penyebab degradasi dihapus dari citra terwatermark dengan cara mengekstrak informasi watermark yang disisipkan. pada algoritma ini, watermark disisipkan dengan cara menentukan titik puncak maksimum histogram dan melakukan pergeseran pada poin minim um kiri dan kanan histogram sehingga tercipta suatu ruang penyisipan. pada penelitian ini watermark yang digunakan berupa citra digital biner dimana pada penelitian sebelumnya menggunakan nilai random. kelebihan menggunakan citra sebagai watermark supaya lebih mudah dikenali saat ekstraksi. hasil penelitian menunjukk:an bahwa metode ini dapat menanamkan data 97bit sampai 104309bit (39,7%) dari ukuran citra penampung (512x512x8) dan menghasilkan tingkat invisibility yang tinggi. hasil ini relative sama dengan menggunakan nilai random. kata kunci: reversible watermarking, watermark, histogram shifting,
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
STUDI METODE REVERSIBLE WATERMARKING BERBASIS HISTOGRAM SHIFTING. Banda Aceh Fakultas Teknik,2010
Baca Juga : AN INVESTIGATION OF DIALECT SHIFTING OF WEST ACEHNESE SPEAKERS (Nur Aini, 2018)
Abstract
Baca Juga : ANALISIS KETAHANAN PESAN PADA SISTEM WATERMARKING CITRA DIGITAL BERBASIS DISCRETE COSINE TRANSFORM (Hendri Yulianda, 2023)