Pengairan adalah salah satu syarat utama dalam pertanian. namun efeklivitas dan efisiensi suatu sistem pengairan di indonesia masih sangat tiergantung pada teknologi yang menggunakan sumber energi tidak terbarukan. matahari sebagai sumber utama energi bisa menjadi solusi terbaik dalam menyelesaikan persoalan pengairan atau irigasi. sistem pembangkit daya tenaga matahari telah lama di kembangkan di dunia, namun masih banyak masyarakat indonesia yang belum mengenal teknologi ini. sistem pembangkjt daya tenaga matahari sangat efektif untuk diaplikasikan pada pompa irigasi dalam proses pengairan baik skala besar ataupun kecil. sistem pembangkjt ini bekerja dalam siklus rankine dengan sistem konversi thermodinamika dan menggunakan dua jenis fluida kerja, yaitu air dan r-113 jenis kolektor terfokus yang digunakan untuk mengumpulkan energi matahari sanggup memanaskan air hingga temperatur melebihi 200o c. fluida r-113 yang menyerap panas dari air mampu berekspansi pada turbin dengan daya yang dihasilkan mencapai 150 hp dan siap untuk digunakan dalam menggerakkan pompa irigasi. kata kunci: energi matahari, kolektor terfokus, pembangkit daya.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERANCANGAN SISTEM PEMBANGKIT DAYA TENAGA MATAHARI UNTUK POMPA IRIGASI. Banda Aceh Fakultas Teknik,2007
Baca Juga : ANALISA UNJUK KERJA BOILER FEED PUMP KAPASITAS 534 M^3/H TEKANAN 9 MPA DI PT. PLN SEKTOR NAGAN RAYA (M. Yusuf, 2017)
Abstract
Baca Juga : PENGGUNAAN ENERGI SURYA SEBAGAI PENGERAK POMPA UNTUK TANAMAN HIDROPONIK (Dian Fitria Rahmadany, 2024)