Pengurangan resiko bencana adalah pendekatan yang sistematis untuk mengidentifikasi, mengkaji dan mengurangi resiko bencana yang bertujuan untuk mengurangi kerentanan–kerentanan sosial ekonomi terhadap bencana dan menangani bahaya–bahaya lingkungan maupun bahaya–bahaya lainnya yang menimbulkan kerentanan. informasi yang cukup pada masyarakat mampu mengurangi kerentanan yang ada, sehingga resiko bencana dapat ditekan dengan pengetahuan yang cukup pada masyarakat. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan risiko bencana terhadap sikap kesiapsiagaan bencana pada masyarakat desa lambaro seubun kecamatan lhoknga kabupaten aceh besar. jenis penelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan menggunakan desain cross sectional survey. selama penelitian berlangsung terkumpul sampel sebanyak 81 orang. pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square (? = 0,05). hasil penelitian ini didapatkan bahwa tingkat pengetahuan masyarakat desa lambaro seubun dari kriteria baik dan kurang terbanyak pada baik (60,5%). sikap masyarakat didapatkan presentase terbanyak adalah baik (59,3 %). kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara pengetahuan risiko bencana dengan sikap tentang kesiapsiagaan bencana pada masyarakat desa lambaro seubun kecamatan lhoknga kabupaten aceh besar (p= 0,000) kata kunci: risiko bencana, kesiapsiagaan bencana, pengetahuan, sikap, masyarakat ?
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH PENGETAHUAN RISIKO BENCANA TERHADAP SIKAP KESIAPSIAGAAN BENCANA MASYARAKAT DESA LAMBARO SEUBUN KECAMATAN LHOKNGA KABUPATEN ACEH BESAR. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2015
Baca Juga : PERBANDINGAN KESIAPSIAGAAN BENCANA GEMPARNBUMI DAN TSUNAMI PADA SISWA SEKOLAH DASAR RNSIAGA BENCANA DAN NON SIAGA BENCANARNDI BANDA ACEH (MABRUR RIZA, 2015)