Saat ini teknologi yang umum digunakan untuk mengenali seseorang adalah pasangan id dan password. teknologi ini dinilai memiliki banyak kekurangan. sehingga diperlukan sistem pengenalan yang lebib efisien dan nyaman digunakan. salah satu sistem pengenalan yang dianggap paling akurat adalah sistem yang berbasis biometrik. perangkat biometrik mengenali orang dari ciri-ciri fisiknya, misalnya dengan iris mata. iris mata memiliki karakteristik sistem biometrik yang baik, yaitu memiliki fitur yang unik. untuk itu sistem pengenalan berbasis iris mata diperlukan. ordinal measure dari dct koefesien merupakan salah satu metode yang mampu melakukan pendeksian salinan citra yang baik dan mampu melakukan pengenalan citra dalam kondisi pencahayaan yang berubab. karena itu penulis tertarik untuk mengaplikasikan ordinal measure dari koefesien dct untuk mengenal iris mata. metode ini mengurutkan nilai koefisien ac dari citra iris mata masukan, dari yang terkecil hingga terbesar yang di sebut ordinal measure, ordinal measure ini yang dibandingkan dengan ordinal measure citra yang ada pada database menggunakan algoritma minkw oski sehingga didapatkan jarak antara dua citra. berdasarkan basil an~lisis, menunjukkan bahwa pengenalan iris mata menggunakan metode ordinal measure dengan algorima minkwoski mampu memberikan pengenalan yang baik. dengan nilai ambang 70, pencocokan citra mencapai kebenaran rata rata 60 %. kata kunci: ordinal measure, dct(discrete cosine transform)
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS METODE PENGENALAN IRIS MATA MENGUNAKAN ORDINAL MEASURE PADA RANAH DCT(DISCRETE COSINE TRANSFORM). Banda Aceh Fakultas Teknik,2012
Baca Juga : APLIKASL PHASE ONLY CORRRELATLON (POC) UNTUK PENGENALAN IRIS MATA (Nuriza Pramita, 2024)
Abstract
Baca Juga : APLIKASI PHASE-ONLY CORREIATION (POC) UNTUK PROTEKSI SISTEM BIOMETRIK IRIS MATA (Frainky Sumarta H, 2024)