Fungsi penggilingan padi adalah menjual jasa atau menerima upah giling dan sebagai sarana produksi beras yaitu membeli padi dari petani dan menjual kembali ke konsumen dalam bentuk beras. analisa biaya tetap dan biaya tidak tetap merupakan hal yang paling penting dalam memperhitungkan variable-variable biaya dalam pengadaan unit penggilingan padi yang bertujuan untuk mengetahui secara pasti biaya-biaya yang harus dikeluarkan sehingga proses produksi dapat berjalan dengan lancar maka dari itu diperlukan suatu analisa kelayakan ekonomi adapun analisa biaya produksi untuk mesin penggilingan padi ini didapat biaya tetap adalah rp 1.60.254.957 per tahun dan biaya tidak tetap adalah rp 17.004.242.989 per tahun. dari hasil yang analisis yang dilakukan, pabrik yang berkapasitas 4.992 ton/tahun (16 ton/hari), total investasi yang dibutuhkan sebesar rp 5.065.834.201, dengan biaya produksi rp 18.684.497.946. hasil penjualan per tahunnya rp 19.718.400.000. dan total pendapatan bersih rp 775 426.541. np sebesar rp 957775,234, net bcr 1189, irr pertahunnya 14 %, sehingga didapatkan payback period pbp) 6 tahun kata kunei: biaya tetap, biaya tidak tetap, depresiasi, proses produksi.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISA KELAYAKAN EKONOMI PADA PABRIK PENGGILINGAN PADI. Banda Aceh Fakultas Teknik,2009
Baca Juga : ANALISIS KELAYAKAN USAHA PENGGILINGAN PADI PADA PERUSAHAAN HIDUP BARU DI DESA COT YANG KECAMATAN KUTA BARO KABUPATEN ACEH BESAR (Ida Hafni, 2021)
Abstract
Baca Juga : PRARANCANGAN PABRIK MINYAK DEDAK PADI DENGAN KAPASITAS BAHAN BAKU 59.000 TON/TAHUN (RASEUKI MAHADINA, 2020)