Syarat utama untuk menghasilkan produk dengan ketelitian tinggi adalah menguasat pemilihan jenis-jenis mata pahat serta kondisi pemotongan. jenis-jenis mata pahat yang dipilih harus sesuat dengan jenus benda kerja dan kondusi pemotongan sehungga umur pahat dapat dipertinggi. pemakaan media pendingin merupakan salah satu variabel yang paling berpengaruh terhadap keausan pahat dan kekasaran permukaan benda kerja. disini akan danalisa tentang pengaruh pendingin erhadap kekasaran permukaan dan keausan pahat pada proses bubut baja karbon sedang.untuk mengetahui pertumbuhan keausan pahat dan kekasaran permukaan benda kerja, penelitian ini melakuka n pengujian terhadap baja karbon sedang s 40 c dengan menvariasikan kedalaman potong : 0,5 mm, i mm, 1,5 mm,2 mm dan kecepatan putaran spindel yang tetap yaitu 160 rpm hasil penelitian kekasaran permukaan yang terkecil terjadi pada kedalaman potong (a) 0,5 mm, kecepatan putaran spindel (n) 160 rpm pada penelitian yang menggunakan cairan pendingin yaitu sebesar 10,097 m dan keausan tepi yang terkecil terjad pada kedalaman potong (a) 0,5 mm, kecepatan putaran spindel (n) 160 rpm pada penelitian yang menggunakan cairan pendingin yaitu sebesar 0,03 mm sedangkan kekasaran permukaan dan keausan tepi yang terbesar terjadi pada kedalaman potong (a) 2 mm, kecepatan putaran spindel (n) 160 rpm pada penelitian yang tanpa mengguakan pendingin yaitu dengan kekasaran perm ukaan 14,344 um dan keausan tepi 0,125 mm. berdasarkan hasil penelitian ini kedalaman potong mempengaruhi keausan tepi pahat dan kekasaran permukaan benda kerja, hal ini disebabkan karena gaya-gaya potong akan semakin besar bila kedalaman potong diperbesar. kata kunci : proses bubut, kekasaran permukaan dan keausan pahat
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH PENDINGIN TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN DAN KEAUSAN TEPI PAHAT PADA PROSES BUBUT BAJA KARBON SEDANG. Banda Aceh Fakultas Teknik,2006
Baca Juga : ANALISA KEAUSAN TEPI PAHAT PADA PROSES GURDI (AKHYAR, 2024)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH VARIASI PENDINGINAN TERHADAP KEAUSAN TEPI PAHAT PADA PROSES BUBUT (Helmi, 2024)