Energi listrik disalurkan oleh pusat pembangkit yang dialirkan ke beban akan menimbulkan losses, yaitu rugi daya, rugi energi dan drop tegangan mulai dari pembangkit, transmisi dan distribusi. kekurangan daya reaktif (qc) ini akan menyebabkan penurunan tegangan pada ujung penerima (gardu induk banda aceh), dimana tegangan pada ujung penerima yaitu gardu lnduk banda aceh akan semakin rendah dibandingkan dengan tegangan nominal pada sisi pengirim, kasus ini diakibatkan oleh tahanan saluran sebesar resistansi dan reaktansi perkilometer panjang penyaluran transmisi, selain itu rugi - rugi daya tersebut dapat pula diakibatkan oleh beban (konsumen) atau beban industri sebesar ql (beban induktif), apabila penurunan tegangan yang terjadi melebihi batas toleransi yang diizinkan, maka secara teknis akan mengakibatkan terganggunya kinerja peralatan instalasi listrik. pemakaian kapasitor daya pada jaringan sudah terbukti dapat mengurangi drop tegangan. kapasitor pada sistem daya listrik menimbulkan daya reaktif yang bersifat kapasitif (qc), maka aliran daya reaktif induktif (q1) pada saluran dapat dikurangi sehingga kebutuhan arus menurun dan tegangan mengalami kenaikan.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH PEMASANGAN KAPASITOR BANK TERHADAP TEGANGAN TRANSMISI 150 KV GARDU INDUKRNBANDA ACEH MENGGUNAKAN POWER WORLD SIMULATION. Banda Aceh Fakultas Teknik,
Baca Juga : ANALISIS PENAMBAHAN KAPASITOR BANK PADA SISTEM KELISTRIKAN DI PT. LAFARGE CEMENT INDONESIA MENGGUNAKAN OPTIMAL CAPACITOR PLACEMENT (OCP) ETAP 7.0.0. (HERIJA, 2013)