Kadar aspal yang terlalu tinggi menyebabkan kadar rongga menjadi kecil dan dapat mengakibatkan bleeding, namun kadar rongga yang terlalu besar dapat menyebabk.an campuran tersebut menjadi impermeabilitas (tidak kedap air). dalam hal ini gradasi agregat harus diatur sedemikian rupa agar kadar rongga yang dihasilkan cukup untuk nilai vim dan kadar aspal, namun campuran tersebut tetap mempunyai sifat kontak antar butir sehingga stabilitas yang dihasilkan tetap tinggi. penelitian ini bertujuan untuk menganalisa komposisi fraksi agregat berdasarkan variasi koefisien talbot ( 0,4; 0,5 dan 0,6) terhadap kadar rongga (vim) serta ingin melihat lebih jauh peranan kadar rongga terhadap nilai durabilitas dan permeabilitas. agregat yang digunakan dalam penelitian ini adalah batu pecah dan jenis aspal yang digunakan adalah aspal penetrasi 60/70. pada penelitian ini direncanakan tiga campuran perkerasan dengan menggunakan tiga variasi kadar aspal (5,65%; 5,45%; dan 5,45%) untuk tiap-tiap variasi komposisi butir agregat (n 0,4, 0,5 dan 0,6). campuran ini direncanakan untuk lalu lintas berat, dimana setiap benda uji dipadatk.an dengan 2x75 pukulan. berdasark.an basil penelitian diperoleh informasi bahwa campuran aspal beton nilai koefisien (n= 0,4) menghasilkan nilai stabilitas marshall rata-rata 1259,92 kg. durabilitas 87,86 %, dan koefisien permeabilitas adalah nol (tidak terjadi perembesan air). pada nilai koefisien (n= 0,5) menghasilkan nilai stabilitas marshall rata-rata 1349,54 kg, durabilitas 89,90 %, dan koefisien permeabilitas adalah nol (tidak terjadi perembesan air). pada nilai koefisien (n= 0,6) menghasilkan nilai stabilitas marshall rata-rata 922,2 kg, durabilitas 84,00 %, dan koefisien permeabilitas adalah nol (tidak terjadi perembesan air). perubahan komposisi agregat antar fraksi akibat variasi nilai koefisien (n= 0,4; 0,5 dan 0,6) mempengaruhi nilai durabilitas namun tidak untuk nilai koefisien permeabilitas.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
TINJAUAN DURABILITAS DAN PERMEABILITAS CAMPURAN ASPAL BETON PADA GRADASI AGREGAT BERDASARKAN VARIASI KOEFISIEN TALBOT. Banda Aceh Fakultas Teknik,2008
Baca Juga : PENGARUH GRADASI AGREGAT BERDASARKAN VARIASI KOEFISIEN TALBOT TERHADAP STABILITAS CAMPURAN ASPAL BETON (A. HANIFFA, 2024)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH PENCAMPURAN DAHAN MORTAR TANPA AIR TERHADAP STABILITAS CAMPURAN ASPAL PORUS (Furqaan Hidayat, 2024)