Berat badan merupakan salah satu indikator kesehatan bayi baru lahir (bbl). bayi dengan berat lahir di bawah 2500 gram disebut bayi berat lahir rendah (bblr). prevalensi bblr diperkirakan 15% dari seluruh kelahiran di dunia dengan batasan 3,3%-38% dan lebih sering terjadi di negara-negara berkembang atau sosio-ekonomi rendah. sampai saat ini, belum diketahui dengan pasti berapa prevalensi bblr yang terjadi di indonesia. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa prevalensi bblr yang terjadi di rsudza, banda aceh, nad di tahun 2009. penelitian berlangsuog dari bulan november sampai dengan desember 2011. penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan populasi yang terdata di buku register selama tahun 2009 di ruang neonatal intensive care unit dan kamar bersalin. hasil penelitian ini didapatkan prevalensi bblr di. rsudza sebanyak 15, 31 %, dimana berdasarkan klasifikasinya maka bblr (1500-2499 gram) 11,83%, bblsr (1000- 1499 gram) 2,14 %, dan bbler (
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
GAMBARAN KEJADIAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH TAHUN 2009. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2012
Baca Juga : EFEKTIFITAS PEMBERIAN PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN IBU MERAWAT BAYI BBLR DI RUANG NICU RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (Ilhami Putri, 2015)
Abstract
Baca Juga : PERKEMBANGAN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN TAHUN 1979-2016 (Fitriana Dewinta, 2017)