Di indonesia perencanaan tebal lapisan perkerasan jalan lentur dihitung dengan metode bina marga. perencanaa tebal perkerasan bergantung antara lain pada kemapuan dukung tanah dasar. material perkerasan, beban lalu lintas dan faktor regional. beban lalu lintas erat kaitannya dengan jenis kendaraan dan lalu lintas harian rata-rata (lhr). dalam perencanaan tebal perkerasan pada peningkatan jalan elak soekarno - hatta lintasan lampeuneurut - keutapang - simpang dodik lamteumen, konsultan perencana menggunakan cbr rata-rata sebagai cbr rencana dari segmen yang ada. konsultan perencana menggunakan nilai cbr tersebut sebagai salah satu dasar perencanaan. selain itu konsultan perencana menggunakan data lhr sekunder yang diperoleh dari dinas perhubungan. penggunaan cbr rata-rata sebagai dasar perencanaan kurang tepat karena tidak mewakili data yang ada. penulis merencanakan kembali tebal perkerasan jalan elak soekamo - hatta lintasan lampeuneurut -- keutapang - simpang dodik lamteumen dengan menggunakan nilai cbr segmen rencana. untuk data lhr penulis mengambil data primer yang diperoleh dari pencataan langsung di lapangan selama 3 hari yang mewakili satu minggu. metode dan mutu material yang dipakai sama dengan yang dipakai oleh konsultan perencana. hasil perencanaan konsultan perencana dengan menggunakan nilai cbr rata-rata 6,43 % adalah: ac + atb 8 cm, base course 15 cm dan sub base course 20 cm berdasarkan perencanaan penulis, diperoleh hasil yaitu: atb dan ac (surface course) 7,5 cm. » lpa (base course) 20 cm. ► lpb (sub base) 26,36 cm= 27 cm.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
TINJAUAN TEBAL PERKERASAN JALAN ELAK SOEKARNO - HATTA LINTASAN LAMPEUNEURUT - KEUTAPANG - SIMPANG DODIK LAMTEUMEN KAB. ACEH BESAR. Banda Aceh Fakultas Teknik,2007
Baca Juga : UJI LAIK FUNGSI JALAN TERHADAP TEKNIS STRUKTUR PERKERASAN JALAN (STUDI KASUS PADA RUAS JALAN ELAK SOEKARNO-HATTA, BANDA ACEH) (Deddy Riad, 2017)
Abstract
Baca Juga : TINJAUAN TEBAL PERKERASAN PADA PENINGKATAN JALAN SEULIMUM JANTHO KAB ACEH BESAR STUDY KASUS STA 42+000 - STA 45+000 (CUT RISMANITA, 2024)