Daja.m beberapa tahun terakhir, metode elemen hingga (fem) telah banyak digunakan untuk simulasi mekanisme delaminasi dan proses perambatan retak pada la.minat komposit. simulasi ini dilakukan karena penga.matan mekanisme dela.minasi dan proses perambatan retak pada laminat komposit sulit dilak:ukan secara eksperimen. penelitian ini bertujuan untuk mempelajari mekanisme delaminasi dan proses perambatan retak dengan menggunakan fem. untuk pemodelan mekanisme delaminasi digunakan elemen kohesif. elemen ini disisipkan diantara dua lapisan lamina terdekat. salah satu keunggulan elemen kohesif yaitu mampu memprediksi inisiasi delaminasi dan proses perambatan retak tanpa harus diketahui lokasi dan arah dari perambatan retaknya. penerapan elemen kohesif ini menggunakan hukum traction-separation yang terdiri dari tahap inisiasi linier elastic (0 6{"). dari beberapa model kohesif yang telah dilakukan pengujian untuk mekanisme delaminasi, hasilnya menunjukkan bahwa pada daerah kohesif terjadi fenomena pergeseran (debonding) antar permukaan. fenomena pergeseran ini dapat dilihat dengan jelas pada hasil pengujian model double cantilever beam (dcb) dan l• shape. dari validasi hasil simulasi model l-shape menggunakan elemen kohesif menunjukkan bahwa lokasi dari kegagalan akibat delaminasi mendekati dengan hasil simulasi menggunakan kriteria puck. kata kunci elemen kohesif, delaminasi, retakan, laminat komposit, metode elemen hingga (fem)
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PEMODELAN MEKANISME DELAMINASI DAN PROSES PERAMBATAN RETAK DENGAN MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA. Banda Aceh Fakultas Teknik,2012
Baca Juga : ANALISA KEGAGALAN DAERAH LASAN PADA PIPA STAINLESS STEEL DENGAN MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA (Muhammad Najib, 2018)
Abstract
Baca Juga : STUDI PENYEBAB KEGAGALAN POROS BUBUNGAN MOBIL JENIS SUV (SPORT UTILITY VEHICLE) (DESKI MUNANDAR, 2021)