Pertumbuhan keausan pahat sedapat mungkin diperkecil agar kualitas dari benda kerja tetap baik dan umur pahat dapat lebih lama. pahat hss (high speed steel) adalah pahat yang sering digunakan didalam proses pemesinan termasuk dalam penelitian ini. untuk mengetahui pertumbuhan keausan pahat, penelitian ini melakukan pengujian terhadap kuningan dengan memvariasikan kecepatan putaran spindel (n) dan kecepatan potong (v) dengan beban pada mesin gurdi bangku sebesar 2.7 kg. dari penelitian ini setelah dirata-ratakan didapat keausan tepi yang terkecil terjadi pada kecepatan potong (v) 55 m/min, kedalaman lubang 30 mm, diameter pahat (d) 7,5 mm. kecepatan putaran spindle (n) 2500 rpm pada penelitian kedua yaitu sebesar 0,242 mm dan keausan tepi yang terbesar terjadi pada kecepatan potong (v) 35 m/min. kedalaman lubang mm, diameter pahat (d) 7.5 mm, kecepatan putaran spindle (n) 1600 rpm pada penelitian kedua yaitu sebesar 0,346 mm. model matematika yang terbaik dalam kondisi pemotongan pada penelitian ini adalah model matematika fungsi polynomial dengan nilai regresi (r2) hampir mendekati 1 yainu 0.9511 kata kunci : proses gurdi, keausan mata pahat, model matematika
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISA KEAUSAN MATA PAHAT DALAM PROSES GURDI. Banda Aceh Fakultas Teknik,2005
Baca Juga : ANALISA KEAUSAN MATA PAHAT PADA PROSES GURDI DENGAN VARIASI BEBAN (RAHMAT, 2023)
Abstract
Baca Juga : ANALISA PENGARUH PUTARAN SPINDLE DAN KECEPATAN PEMAKANAN TERHADAP KEAUSAN PAHAT HSS PADA MESIN CNC TU-3A (Thabrani Takdir Lubis, 2024)