Proses modifikasi dalam suatu marufaktur merupakan suatu langkah atau upaya untuk mengefisienkan sistem dengan mereduksi pembor osan biaya produksi yang terjadi. pemborosan ini bersumber dari adanya tingkat kegagalan produksi yang melebihi standar kegagalan produk yang diizinkan oleh perusahan. pt. fuji technica indonesia mengalami tingkat kegagalan produksi berupa penyok pada salah satu area titik spot weld akibat faktorjig pada part rear floor front yang mencapai 1,5% dari yang diizinkan yaitu 0,2%. hal ini sangat berpengaruh terhadap quality, cost, delivery, and moral (qcdm) produksi perusahaan. dari hasil pengumpulan data dan analisa, langkah yang paling tepat untuk mereduksi pemborosan biaya produksi tersebut adalah dengan melakukan proses modifikasi pada bagian jig dengan menambahkan stopper berupa pelat tembaga dengan penambahan stopper ini, sehingga akan diketahui pengaruhnya antara sebelum dan sesudah proses modifikasijig terhadap qcdm produksi perus ahaan. dari hasil proses modifikasi jig yang telah dilakukan, terjadi penurunan tingkat kegagalan produksi (defect) yang mencapai 90% atau 0,04% di bawah standar kegagalan produksi yang diizinkan. kkegagalan produksi yang telah direduksi ini sangat berpengaruh terhadap ocdm terutama untuk biaya produksi yang mengalami penurunan hingga rp. 3.781.500,-/bulan atau 85,75% dari rp. 4.410.000,-/bulan. kata kunci : modifikasi jig, spot welding, fishbone diagram
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISA PENGARUH MODIFIKASI JIG TERHADAP QUALITY, COST, DELIVERY, AND MORAL (QCDM) PRODUKSI PADA PROSES SPOT WELDING REAR FLOOR FRONT SUZUKI APV. Banda Aceh Fakultas Teknik,2012
Baca Juga : PENERAPAN BIAYA KUALITAS DALAM MENINGKATKAN MUTU PRODUK (STUDI KASUS PADA PT PERKEBUNAN NUSANTARA I PKS TANJUNG SEUMANTOH) (Dwi Fajerin Larasanti, 2021)
Abstract
Baca Juga : IMPLEMENTASI PERHITUNGAN EFISIENSI BIAYA PRODUKSI DAN BIAYA KUALITAS DALAM MENINGKATKAN PROFITABILITAS (STUDI KASUS PADA KOPI NA) (SYADZA FADHILLAH, 2020)