Kebutuhan manusia akan air bersih dengan kualitas yang baik sangat sulit untuk didapat khususnya bagi masyarakat yang tinggal di pesisir pantai, ditambah dengan keadaan daerah yang berawa-rawa dan kondisi tanah yang payau. dengan ini dilakukan penelitian sistem distilasi air tenaga surya dengan menggunakan alat yang disebut distilator yang bertujuan untuk mengatasi kesulitan air bersih. peralatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah dua unit distilator surya yang keduanya dibuat dari kayu dan permukaan basin dibuat dari plastik dengan luas alat distilator 1,738 m. dibawah plastik diberikan pasir laut yang berguna sebagai penyimpan panas. penelitian dilakukan dari pukul 07.00 wib sampai dengan pukul 18.00 wib pada bulan mei 2010 dengan pengambilan data setiap 30 menit. penelitian dilakukan di desa kr. cut kec. baitussalam aceh besar selama 4 hari. hasil penelitian menunjukkan bahwa distilator dengan ketinggian air terendah 0,25 cm menghasilkan produksi distilat lebih banyak yaitu rata-rata 193 ml/jam dibandingkan dengan ketinggian air yang lain. distilator dengan warna permukaan basin hitam menghasilkan produksi distilat lebih banyak yaitu rata-rata 17i ml/jam daripada distilator dengan warna permukaan basin putih. distilator dengan menggunakan pasir laut 3 liter menghasilkan produksi distilat lebih sedikit yaitu rata-rata 147 ml/jam daripada distilator tanpa menggunakan pasir taut. kata kunci : distilasi air laut, ketinggian air, warna permukaan basin, material penyimpan panas
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH KETINGGIAN AIR DAN WARNA PERMUKAAN BASIN TERBADAP PRODUKTIVITAS DISTILATOR SURYA. Banda Aceh Fakultas Teknik,2010
Baca Juga : PENGUJIAN KARAKTERISTIK DISTILASI AIR TENAGA MATAHARI (RIZAL MUTTAQIN, 2024)
Abstract
Baca Juga : RANCANGAN SISTEM PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA UNTUK POMPA AIR IRIGASI (Mukhtar Riyandri Tarigan, 2019)