Penulisan tugas akhir ini bertujuan untuk menghitung kembali perencanaan pondasi tiang pancang pada jembatan pante bidari kabupaten aceh timur. pembangunan jembatan pante bidari ini yaitu untuk memperlancar arus transportasi sehingga perekomonian di daerah tersebut berjalan lancar. bangunan atas merupakan beton bertulang dengan panjang 125 meter, lebar jembatan 8 meter, lebar masing-masing trotoar 0,80 meter. data yang dipakai dalam penulisan, yaitu data sekunder berupa data gambar rencana jembatan dan data penyelidikan tanah serta data pendukung lainnya. metode yang dipakai untuk perhitungan diambil dari teori yang berkaitan dengan tiang pancang. untuk muatan berdasarkan pada pedoman perencanaan muatan untuk jembatan jalan raya (anonim 1987), metode perhitungan kapasitas daya dukung ultimit tiang menurut persamaan dunn, efisiensi tiang menurut persamaan convers -- labarre fonnula dan penurunan tiang menurut persamaan janbu, bjerrum, kjaemsli. pada penulisan ini direncanakan tiang pancang berbentuk bujur sangkar dengan lebar sisinya 45 cm, panjang tiang pada titik sondir ii adalah 14,2 m dan 7,8 m pada titik sondir iv dao bentuk lingkaran dengao 0 50 cm, panjang tiang pada titik sondir il adalah 14,2 m dan 8 m pada titik sondir iv. dari basil perhitungan didapat daya dukung vertikal izin kelompok tiang (qall) bujur sangkar untuk titik ii sebesar 1768.78 ton, dan untuk titik sondir iv sebesar 1665,37 ton lebih besar dari beban maksimum yang bekerja (pmaks) 1614,88 ton, untuk bentuk lingkaran besar daya dukung vertikal izin kelompok tiang (qall) titik it sebesar 1716,76 dan titik iv sebesar 1728,76 too lebih besar dari beban maksimum yang bekerja (pmaks) 1617,69 ton. daya dukung horizontal kelompok tiang (hu) bentuk bujur sangkar untuk titik sondir il sebesar 685,72 ton, dan untuk titik sondir iv sebesar 136,22 ton. pada pondasi tiang pancang bentuk lingkaran 762,12 ton pada titik ii dan pada titik iv sebesar 162,28 ton. jumlah tiang yang digunakan 18 buah berbentuk bujur sangkar dengan ukuran 45 x 45 cm pada kedua titik dan 18 buah yang berbentuk lingkaran dengan ukuran 0 50 cm pada kedua titik. hasil perhitungan untuk tinjauan stabilitas abutment untu.k tiang pancang bentuk bujur sangkar didapat koefisien guling 8,74 dao geser 4,9 lebih besar dari faktor keamanan sebesar 1,5, untuk bentuk lingkaran didapat koefisien guling 8,71 dan geser 5,45. penurunan tiang di bawah abutment bentuk bujur sangkar adalah 2,49 cm lebih kecil dari yang disyaratkan 2,54 cm, untuk bentuk lingkaran adalah 2,49 cm,dengan demikian perencanaan ini memenuhi persyaratan yang harus dipenuhi dalam perancangan suatu pondasi. secara dimensi struktural tiang pancang bentuk lingkaran lebih ekonomis, dari segi daya dukung pada titik ii lebih baik tiang pancang berbentuk bujur sangkar, sedangkan pada titik iv lebih baik tiang pancang berbentuk lingkaran.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ALTERNATIF PERENCANAAN PONDASI TIANG PANCANG PADA JEMBATAN PANTE BIDARI KABUPATEN ACEH TIMUR. Banda Aceh Fakultas Teknik,2008
Baca Juga : KAJIAN DAYA DUKUNG PONDASI MENGGUNAKAN METODE LUCIANO DECOURT DAN PENURUNAN PONDASI MENGGUNAKAN METODE VESIC (STUDI KASUS: JEMBATAN LUAN LINGGI, KABUPATEN SIMEULUE) (Cut Sitti Rafidatul Hildayani, 2023)
Abstract
Baca Juga : ALTERNATIF PERENCANAAN PONDASI TIANG PANCANG CIRCULAR PADA BANGUNAN UREA BULK STORAGE PT. PUPUK ISKANDAR MUDA-2 (DENI SETIAWAN AB, 2024)