Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
IMRAN, PENGARUH PARAMETER POTONG DAN GEOMETRI PAHAT TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN PADA PROSES BUBUT. Banda Aceh Fakultas Teknik,2008

Produk berkualitas diperoleh dari adanya proses pemesinan yang baik. dalam penelitian ini kekasaran permukaan adalah salah satu penyimpangan yang disebabkan oleh kondisi pemotongan dari proses pemesinan untuk itu perlu dilakukan percobaan untuk mengetahui pengaruh radius pojok dan gerak makan (/) terhadap kekasaran permukaan dan keausan ujung pahat (nose wear). pahat yang digunakan dalam penelitian ini adalah dari jenis karbida dan material benda kerja adalah baja karbon sedang (s 45 c). dari hasil penelitian menunjukkan bahwa kekasaran permukaan yang paling tinggi yaitu sebesar 2.848 m diperoleh pada radius pojok 0,4 mm dan gerak makan 0,8 mm/rev dengan proses tanpa pendingin, kekasaran permukaan yang paling kecil yaitu sebesar 0,712 m diperoleh pada radius pojok 1.2 mm dan gerak makan 0.06 mm/rev dengan proses menggunakan pendingin. sedangkan keausan ujung pahat yang terbesar terjadi pada radius pojok 0,4 mm dan gerak makan 0,8 mm/rev dengan proses tanpa pendingin yaitu sebesar 0,056 mm, keausan terkecil terjadi pada radius pahat i,2 mm dan gerak mkan 0,06 mm/rev dengan proses menggunakan pendingin yaitu sebesar 0,040 mm. kekasaran permukaan akan semakin besar apabila radius pojok pahat kecil dan gerak makan semakin besar dan sebaliknya apabila radius pojok besar dan gerak makan semakin kecil maka kekasaran permukaan akan semakin kecil. keausan ujung pahat akan membesar apabila radius pahatnya kecil dan gerak makan semakin besar, begitu juga sebaliknya apabila radius pahatnya besar dan gerak makannya kecil maka keausan semakin kecil. kata kunci: gerak makan, radius pojok, kekasaran permukaan, keausan ujung pahat.



Abstract



    SERVICES DESK