Electric air heater atau pemanas udara merupakan salah satu komponen utama dari asp (air separation plant) yang berfungsi mengeringkan molecular sieve (alat pemisah kandungan ho dan co dari udara). temperatur yang dibutuhkan untuk proses pengeringan molecular sieve 270 'c, namun apabila temperatur yang diberikan electric air heater ke molecular sieve tidak tercapai maka berakibat terjadi keterlambatan proses produksi di asp. prinsip kerja dari pemanas udara ini yaitu udara yang masuk ke dalam saluran masuk dari shell akan melewati tubular heater (tube/pipa pemanas) yang tersusun di dalamnya, sehingga akan terjadi perpindahan panas dari tubular heater ke fluida yang mengalir. pemanas udara yang ini termasuk dalam jenis immersion heater. desain temperatur keluarnya 280 "c tetapi setelah beberapa tahun pemakaian temperaturnya menurun, sehingga perlu dilakukan kajian mengenai penyebabnya. dari hasil perhitungan itu menunjukan perencanaan ini sudah benar kalau semua peralatan dipemanas udara ini berfungsi dengan baik, tetapi kenyataannya operasional terjadi penurunan temperatur, maka hal ini terjadi kerusakan pada bagian bagian electric air heater yang tidak berfungsi. setelah dihitung, pada saat terjadi kerusakan efektifitas penukar kalornya 58% dan setelah dilakukan perbaikan efektifitas penukar kalornya kembali sesuai kondisi standar operasional yaitu 77% kata kunci: electric air heater, perpindahan panas, efektifitas penukar kalor.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS PERPINDAHAN PANAS PADA ELECTRIC AIR HEATER UNIT ASP (AIR SEPARATION PLANT) DI PT. PUPUK ISKANDAR MUDA. Banda Aceh Fakultas Teknik,2012
Baca Juga : KAJIAN TERHADAP OPTIMASI SISTEM PLTU NAGAN RAYA DENGAN MENGGUNAKAN FEEDWATER HEATER (REZA ANDIKA MAYANA, 2018)
Abstract
Baca Juga : EVALUASI UNJUK KERJA AIR HEATING UNIT PADA GUDANG PENYIMPAN UREA CURAH PT. PUPUK ISKANDAR MUDA (Heri Setiawan, 2024)