Produk berkualitas diperoleh dari adanya proses pemesinan yang baik kekasaran permukaan sangat dipengaruhi oleh kondisi pemesinan akhir (finishing). pada penelitian ini proses pemesinan ak.hir (finishing) dibuat dalam dua arah pemakanan yaitu arah sejajar dengan proses roughing dan melintang atau tegak lurus dengan proses roughing, dengan variasi kecepatan makan 90 mm/min, 120 mm/min, 150 mm/min dan 180 mm/min. untuk mengetahui tingkat kekasaran permukaan di ukur dengan menggunakan alat ukur surfcom 480 a tsk zeiss. nilai kekasaran permukaan tertinggi didapat pada pengukuran terhadap kecepatan makan 180 mm/min sebesar 1,246 µm untuk finishing arah pemakanan melintang dengan proses roughing. sedangkan nilai kekasaran permukaan terendah didapat pada pengukuran dengan kecepatan makan 90 mm/min sebesar 0,559 µm finishing arah pemakanan sejajar dengan proses roughing. hasil penelitian menunjukkan kecepatan makan dan arah pemakanan pada proses pengerjaan akhir (finishing) sangat berpengaruh terhadap kekasaran permukaan. hal ini disebabkan karena pada finishing arah melintang depth ofcut (dalamnya pemakanan) yang terputus-putus (intermittent cutting) sesuai dengan bentuk scallop yang dimakan, sehingga menyebabkan getaran pada pahat yang berdampakpada peningkatan kekasaran permukaan. kata kunci : kecepatan pemakanan, arah pemakanan, kekasaran permukaan
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH KECEPATAN MAKAN DAN ARAH PEMAKANAN HASIL PROSES MILLING AKHIR MESIN CNC TU-3A TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN. Banda Aceh Fakultas Teknik,2009
Baca Juga : PENGUJIAN KEKASARAN PERMUKAAN BAJA KARBON SEDANG HASIL PROSES MILLING MENGGUNAKAN MATA PAHAT HSS 3 FLUTE (AJA MARISSA AYUNDA, 2020)