Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
AHMAD FAUZAN, ANALISIS PERBEDAAN ENERGI PEMADATAN TERHADAP NILAI CBR PADA AGREGAT BERGRADASI BAIK. Banda Aceh Fakultas Teknik,2008

Tugas akhir ini berjudul "analisis perbedaan energi pemadatan terhadap nilai cbr pada agregat bergradasi baik". material utama lapisan perkerasan adalah agregat. untuk meningkatkan mutu dan nilai daya dukung perkerasan (cbr) perlu dilakukan usaha pemadatan. agregat yang digunakan adalah bergradasi baik dari tiga lokasi yang berbeda, yaitu agregat alam dan pecah sungai krueng aceh, serta agregat alam glee geunteng. tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan hubungan komposisi butiran hasil pemadatan dengan dua energi pemadatan yang berbeda terhadap daya dukung yang diukur dengan nilai cbr. sebelum material digunakan terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan sifat-sifat fisis dan dibuat gradasi dengan analisa saringan. akibat pernadatan terjadi penambahan dan pengurangan persentase butiran agregat. pengurangan persentase butir hasil pemadatan standar proctor terjadi pada ukuran saringan 3/4 sampai dengan saringan no.4 dari ketiga jenis agregat sebesar -8,41%, -5,82% dan -6.5%, penambahan persentase butir pada ketiga jenis agregat untuk ukuran saringan no. 8 sampai dengan saringan no.200 sebesar +8,41%, +5,82% dan +6,5% sedangkan pada pemadatan modified proctor pengurangan persentase butiran yang terjadi terhadap ketiga jenis agregat pada ukuran saringan 3/4" sampai dengan saringan 3/8" adalah -10,08%, -8,60% dan -9,71 % dan pengurangan persentase butiran terhadap ukuran saringan no.4 sarnpai dengan saringan no.200 adalah sebaliknya dari nilai pengurangan tersebut. percobaan cbr menggunakan kadar air optimum dan dilakukan dengan energi pemadatan standar dan modified proctor. nilai cbr didapat dari grafik, di mana pengujian cbr dari komposisi butir pemadatan standar proctor dari ketiga jenis agregat adalah sebesar 60,56%, 103,33% dan 35,11%, dan dari komposisi butir pemadatan modified proctor adalah sebesar 61,11%, 105,56% dan 32,22%. perbedaan daya dukung ciari dua komposisi hasil pemadatan dari ketiga jenis agregat adalah sebesar 0,55%, 2,23% dan 2,89%. tingkat kekerasan dan ketahanan pada butiran agregat mempengaruhi kekuatan butir terhadap perlakuan pemadatan sehingga menjaga sifat kekompakan komposisi susunan butiran agregat tersebut.



Abstract



    SERVICES DESK