Latar belakang penelitian ini adalah melindungi pantai dari erosi yang terjadi berlebihan tanpa hams mengurangi keindahan alami pantai (posisi mercu di bawah permukaan air) serta didasari pada penelitian-penelitian yang telah dilakukan sebelumnya yang menggunakan submerged breakwater tipe menerus. penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana pengaruh konstruksi detached submerged breakwater (bangunan pemecah gelombang bawah permukaan terputus) yang diletakkan di luar breaker zone terhadap perubahan profit pantai dan beach nourishment (proses penambahan pasir) pada kondisi kedalaman air dan ketinggian gelombang yang berbeda, serta membandingkan profit pantai basil pennguku.ran dengan profil bruun. model detached submerged breakwater yang digunakan berbentuk trapesium yang terbuat dari susunan batu dengan lapisan pelindung depan, sisi dan atas menggunakan hexaleg dengan tinggi 23 cm, kemiringan sisi depan 1:2, sisi belakang 1:1 dan sisi samping 1 :0,5. dimana hexaleg (konstruksi enam kaki) yang digunakan terbuat dari struktur beton bertulang. kemiringan pantai yang digunakan pada penelitian ini adalah 1 :20 dengan tiga variasi kedalaman air yaitu 24 cm, 28 cm, dan 32 cm. skala model yang digunakan adalah skala model tak distorsi dengan skala 1:20. langkah percobaan pada penelitian ini terbagi atas tiga bagian yaitu model pantai tanpa bangunan pemecah gelombang, model pantai dengan bangunan pemecah gelombang terputus pada bagian sisi, dan terputus pada bagian tengah dengan lama pembangkitan gelombang untuk setiap runnya selama ± 5 menit. hasil penelitian ini menunjukkan volume erosi dan sedimentasi yang terjadi pada profil pantai yang belum ada bangunan 1.192,5 c3' dan 6.098,5 cm3, pada profil pantai dengan detached submerged breakwater pada bagian sisi 916,8 cm3 dan 8.740,9 cm3 dan pada profit pantai dengan detached submerged breakwater pada bagian tengah 1.822,4 cm3 dan 6870,8 cm3. fungsi submerged breakwater dalam menahan pergerakan sedimen yang terjadi dapat tercapai berdasarkan total erosi dan sedimentasi yang. demikian juga proses beach nourishment yang diharapkan dari penggunaan konstruksi ini dapat tercapai. hasil penelitian ini juga menunjukkan persamaan bruun h = 0, 141 x2/3 tidak dapat bandingkan dengan profit pantai hasil pengukuran karena memiliki deviasi yang besar. penelitian serupa yang akan datang disarankan agar menggunakan kolam gelombang yang ukurann ya lebih lebar, sehingga bisa diterapkan model bangunan yang lebih lengkap serta menggunakan grid pengukuran dibawah 10 cm agar diperoleh ketellitian bentuk profil pantai.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
STUDI MODEL FISIK BANGUNAN PEMECAH GELOMBANG HEXALEG TERPUTUS BAWAH AIR TERHADAP PERUBAHAN PROFIL PANTAI (BANGUNAN DI LUAR BREAKER ZONE). Banda Aceh Fakultas Teknik,2009
Baca Juga : STUDI MODEL FISIK PERUBAHAN PROFIL PANTAI AKIBAT KONSTRUKSI PEMECAH GELOMBANG DI BAWAH AIR TERPUTUS DARI BATU PECAH (POSISI KONSTRUKSI SEBELUM GELOMBANG PECAH) (Israfil Marzuki, 2023)