Kerusakan pada tulang membutuhkan penanganan yang tepat. dalam beberapa tahun terakhir dengan inovasi dalam teknologi jaringan tulang, biomaterial berfokus pada desain scaffold secara fisikokimia yang cocok untuk perlekatan sel, proliferasi, diferensiasi, dan pembentukan jaringan spesifik organ. adapun biomaterial yang berpotensi untuk diaplikasikan sebagai material scaffold diantaranya adalah hap-gelatin. pada beberapa penelitian telah disebutkan bahwa dari kombinasi ini dapat menghasilkan sifat terbaik terhadap kuat tekan. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh rasio hidroksiapatit-gelatin sebagai kandidat biokomposit scaffold terhadap kekuatan tekan. penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratoris yang menggunakan 20 buah spesimen biokomposit hidroksiapatit-gelatin dengan rasio 7:3, 6:4, 5:5, 4:6, dan 3:7. biokomposit hap-gelatin dikarakterisasi untuk melihat gugus fungsi dari bahan pembentuk yang terkandung didalamnya menggunakan ft-ir, kemudian dilanjutkan dengan uji kekuatan tekan. nilai kekuatan tekan yang diperoleh dalam rentang 0,22-0,44 mpa. nilai kuat tekan yang didapatkan memiliki rata-rata yang hampir serupa antar satu rasio dengan rasio lainnya, dengan nilai kuat tekan tertinggi pada rasio 6:4, yaitu 0,439 mpa dan nilai kuat tekan yang paling rendah pada rasio 4:6, yaitu 0,222 mpa. hasil analisis data menunjukkan tidak terdapat pengaruh perbedaan rasio hidroksiapatit-gelatin terhadap kekuatan tekan biokomposit scaffold. kata kunci : biokomposit, hidroksiapatit, gelatin, scaffold, rekayasa jaringan dalam kedokteran gigi, kekuatan tekan.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH RASIO HIDROKSIAPATIT-GELATIN SEBAGAI KANDIDAT BIOKOMPOSIT SCAFFOLD TERHADAP KEKUATAN TEKAN.. Banda Aceh Fakultas Kedokteran Gigi,2024
Baca Juga : PENGARUH PENAMBAHAN NANO HIDROKSIAPATIT TULANG SAPI PADA GLASS IONOMER CEMENT TERHADAP KEKUATAN TEKAN (MUTIARA FILZA IZZATI, 2026)
Abstract
Damage to bone requires appropriate treatment. In recent years with innovations in bone tissue technology, biomaterials have focused on physicochemical scaffold design suitable for cell attachment, proliferation, differentiation, and organ-specific tissue formation. The biomaterials that have the potential to be applied as scaffold materials include Hydroxyapatite-Gelatin. In some studies it has been mentioned that this combination can produce the best properties for compressive strength. The purpose of this study was to determine the effect of hydroxyapatite-gelatin ratio as a scaffold biocomposite candidate on compressive strength. This study is a laboratory experimental study using 20 hydroxyapatite-gelatin biocomposite specimens with ratios of 7:3, 6:4, 5:5, 4:6, and 3:7. Hydroxyapatite-Gelatin biocomposites were characterized to see the functional groups of the forming materials contained therein using FT-IR, then continued with the compressive strength test. The compressive strength values were within the range of 0.22-0.44 MPa. The compressive strength values are similar from one ratio to another, with the highest compressive strength value at a ratio of 6:4, which is 0.439 MPa and the lowest compressive strength value at a ratio of 4:6, which is 0.222 MPa. The results of data analysis showed that there was no effect of different Hydroxyapatite-gelatin ratios on the compressive strength of Scaffold Biocomposites. Keywords: Biocomposite, hydroxyapatite, gelatin, scaffold, tissue engineering in dentistry, compressive strength.
Baca Juga : STUDI SIFAT MEKANIK KOMPOSIT POLYESTER YANG DIISI ABU SEKAM PADI (RAHMAD HIDAYAT, 2022)