Gabungan dolomit-aluminium silika sebagai bahan refraktori, merupakan bahan yang tidak meleleh pada temperatur tinggi dan digunakan dalam industri temperatur tinggi. pengaruh komposisi terhadap nilai kekuatan tekan dipelajari dalam penelitian ini. komposisi bahan yang digunakan sebanyak enam variasi. tiga komposisi dibuat tanpa menggunakan tar dan tiga komposisi lagi yang menggunakan pengikat tar. sampel uji tekan dibuat berbentuk silinder, berukuran 32,6 mm x 16,3 mm, sesuai standar astm c 773-99. metode tekan kering dipilih dalam proses pembentukan dengan tekanan sebesar i 00 mpa. hasil pengujian menunjukkan bahwa kekuatan tertinggi diperoleh pada komposisi tanpa menggunakan tar, 35% dolomit, 25% aluminium silica, 20 % batubara dan 20% tanah liat, dengan nilai kuat tekan 57,53 mpa, regangan 0,077 % dan modulus elastisitas rata-rata pada ketiga komposisi i 07 gpa, diperoleh pada temperatur pembakaran 1200 "c, sedangkan kekuatan tekan terendah diperoleh pada 40, 75 mpa, regangan 0, i 71 % dan modulus elastisitas rata-rata i 07 gpa. hasil penelitian dengan menggunakan tar sebagai bahan pengikat menunjukkan kekuatan tekan tertinggi pada komposisi 30 % dolomot, 40 % aluminium silika dan 30 % tanah liat dengan kuat tekan 8 i ,50 mpa, regangan 0, i 68 dan modulus elastisitas rata-rata sekitar i 45 gpa, sedangkan kuat tekan terendah pada komposisi 35% dolomit, 40% aluminium silika dan 25% tanah liat.. kata kunci : persentase komposisi, dolomit, aluminium silika, refraktori, dan tar
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH KOMPOSISI REFRAKTORI DOLOMIT ALUMINIUM SILIKA ANTARA IKATAN TANAH LIAT DAN TAR TERHADAP KUAT TEKAN. Banda Aceh Fakultas Teknik,2005
Baca Juga : PENGARUH VARIASI LAJU PEMANASAN TERHADAP KUAT TEKAN KERAMIK KOMPOSIT TANAH LIAT (CLAY)/PASIR BESI/ABU SEKAM PADI (agustina, 2013)
Abstract
Baca Juga : STUDI PENGARUH ELEVASI TEMPERATUR TERHADAP SIFAT FISIK DAN KUAT TEKAN DARI KERAMIK KOMPOSIT TANAH LIAT/PASIR/ABU SEKAM PADI (Vis Ari Nanda Darmawan, 2014)