Perubahan beban listrik dapat mengakibatkan terjadinya perubahan frekuensi dan tegangan pada sistem tenaga listrik. oleh karena itu untuk menjaga agar frekuensi dan tegangannya berada dalam batas-batas nominal yang telah ditetapkan maka dipasang load frequency controler (lfc) sebagai pengontrol frekuensi dan automatic voltage regulator (avr) sebagai pengatur tegangan secara otomatis. dalam penelitian ini dianalisis kinerja sistem kontrol terhadap perubahan-perubahan beban yang terjadi secara tiba-tiba. komponen-komponen sistem kontrol dan sistem tenaga listrik dibuat dalam bentuk model matematika dan disimulasikan dajam suatu program komputer untuk diuji sehingga diketahui perbedaan respon sistem yang dihasilkan dengan dan tanpa dipasang sistem kontrol. tanpa pengontrol maka penyimpangan frekuensi dan tegangan semakin besar bila terjadi gangguan sedangkan dengan suatu pengontrol respon yang dihasilkan menunjukkan tanggapan transien yang cepat dan cukup teredam dan kemudian kembali kepada keadaan steady-statenya dalam waktu yang singkat. berdasarkan analisis respon dari sistem tenaga listrik dengan dua area pembangkitan yang dipasang sistem kontrol ditunjukkan bahwa frekuensi dan tegangannya dapat dikontrol oleh sistem sehingga berada dalam batas nominalnya saat terjadi perubahan beban listrik pada sajah satu areanya. kata kunci : sistem tenaga, sistem kontrol, frekuensi, tegangan.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS DAN SIMULASI SISTEM KONTROL PADA SISTEM TENAGA LISTRIK. Banda Aceh Fakultas Teknik,2005
Baca Juga : PERBAIKAN TEGANGAN PADA SISTEM TENAGA LISTRIK MENGGUNAKAN STATIC VAR COMPENSATOR (SVC) (SUZANNA, 2024)
Abstract
Baca Juga : RANCANG BANGUN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA PIKOHIDRO SISTEM TERAPUNG (Harry Sukma, 2024)