Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Rahmat Zikri, PENGARUH KETEBALAN DAN KEPADATAN SERAT BUNDUNG (SCIRPUS GROSSUS) TERHADAP KOEFISIEN PENYERAP SUARA. Banda Aceh Teknik Mesin dan Industri,2023

Penyerap suara, atau absorber, adalah bahan yang dapat menyerap energi suara dengan tujuan mengendalikan kebisingan. penelitian ini bertujuan untuk meredam kebisingan dengan menggunakan serat alami dari tanaman bundung (scirpuss grossus) dan untuk mengidentifikasi pengaruh ketebalan serta kepadatan serat bundung terhadap koefisien penyerapan suara. dalam penelitian ini, 10 sampel uji dibuat, di mana setiap sampel memiliki ketebalan yang beragam (10, 20, 30, dan 40 mm) dengan variasi kepadatan massa. diameter sampel uji adalah 100 mm, dibentuk menggunakan mesin hot press pada suhu 200 oc. pengujian dilakukan dengan metode transfer fungsi tabung impedansi (iso 10534-2:1998) pada frekuensi 1/1 oktaf, yaitu 125, 250, 500, 1000, 2000, 4000, dan 6300 hz. hasil pengujian menunjukkan bahwa ketebalan serat bundung (scirpus grossus) pada spesimen dapat memengaruhi nilai penyerapan suara. semakin tebal spesimen, semakin efektif kemampuannya dalam menyerap suara karena semakin banyak energi suara yang dapat diserap. pada ketebalan 40 mm dan kerapatan ρ = 127,3 kg/m3, ditemukan nilai penyerapan suara tertinggi sebesar (0,8721). selain itu, kepadatan serat bundung (scirpus grossus) pada sampel memberikan dampak pada nilai penyerapan suara. semakin tinggi kepadatan, semakin efisien dalam menyerap suara karena kepadatan yang tinggi meningkatkan kemampuan spesimen untuk menangkap dan meredam gelombang suara secara lebih optimal, serta mengurangi pantulan suara.



Abstract

Sound absorbers are materials that can absorb sound energy with the aim of controlling noise. This research aims to reduce noise by using natural fibers from the bundung plant (scirpuss grossus) and to identify the effect of the thickness and density of bundung fibers on the sound absorption coefficient. In this research, 10 test samples were made, where each sample had various thicknesses (10, 20, 30, and 40 mm) with variations in mass density. The diameter of the test sample is 100 mm, formed using a hot press machine at a temperature of 200 oC. Testing was carried out using the impedance tube function transfer method (ISO 10534-2:1998) at frequencies of 1/1 octave, namely 125, 250, 500, 1000, 2000, 4000, and 6300 Hz. The test results show that the thickness of the scirpus grossus fibers in the specimen can influence the sound absorption value. The thicker the specimen, the more effective its ability to absorb sound because more sound energy can be absorbed. At a thickness of 40 mm and a density of ρ = 127.3 kg/m3, the highest sound absorption value was found to be (0.8721). In addition, the density of the scirpus grossus fibers in the sample has an impact on the sound absorption value. The higher the density, the more efficient it is at absorbing sound because high density increases the specimen's ability to capture and dampen sound waves more optimally, as well as reducing sound reflections.



    SERVICES DESK