Proses bubut merupakan suatu proses pemesinan benda kerja dengan mengerjakan permukaan luar yang selindris. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui parameter pemotongan melalui bentuk geram dan dimensi geram dengan pengukuran ketebalan geram yang dilihat tingkat rasio pemampatan geram sebelum terpotong (h) dan setelah terpotong (he). dalam penelitian ini digunakan material stainless steel berbentuk poros dengan diameter 32 mm dan panjang 300 mm, kondisi pemotongan yang direncanakan dengan memvariasikan pemakanan (f) dan kecepatan potong (v) menggunakan jenis pahat karbida. berdasarkan hasil penelitian pada proses pemotongan ini dengan pemakanan (f) 0.2 mm/put, pada tingkat kecepatan potong (v) 40 m/min, 60 m/min, 80 m/min dan 120 m/min bentuk geram yang dihasilkan kontinyu. sedangkan pada pemakanan (f) 0.3 mm/put dan 0.4 mm/put pada tingkat kecepatan potong 40 m/min, 60 m/min, 80 m/min dan 120 m/min secara umum geram yang dihasilkan berbentuk tidak kontinyu. kata kunci : proses bubut, bentuk geram, rasio pemamp atan tebal geram.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH PARAMETER PEMOTONGAN TERHADAP BENTUK DAN JENIS GERAM PADA PROSES BUBUT. Banda Aceh Fakultas Teknik,2012
Baca Juga : EVALUASI PERFORMANCE PROSES PEMOTONGAN MELALUI BENTUK DAN DIMENSI GERAM PADA PROSES BUBUT (AFRIZAL, 2024)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH METODE PENDINGINAN TERHADAP BENTUK PATAHAN GERAM PADA PROSES PEMBUBUTAN (Jimmy Fauzan S, 2024)