Tembakau (nicotiana tabacum l.) merupakan tanaman perkebunan yang banyak dibudidayakan oleh petani karena mempunyai nilai ekonomis yang tinggi. jarak tanam merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan produksi tanaman, pada jarak tanam yang lebih lebar produksi tanaman lebih tinggi karena tanaman lebih leluasa dalam menyerap unsur-unsur hara, demikian pula cahaya matahari yang lebih banyak masuk. selain menggunakan jarak tanam yang tepat untuk meningkatkan produksi tembakau adalah dengan cara pemupukan. pemupukan merupakan usaha untuk memberikan nutrisi dan unsur hara baik makro maupun mikro dengan tujuan mendapatkan pertumbuhan dan perkembangan yang baik. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jarak tanam dan dosis pupuk npk terhadap pertumbuhan tanaman tembakau varietas jawa di dataran tinggi serta untuk mengetahui interaksi antar kedua faktor tersebut. penelitian ini telah dilaksanakan di dataran tinggi desa penosan sepakat, kecamatan blangjerango, kabupaten gayo lues. penelitian ini berlangsung dari desember 2022 sampai mei 2023. rancangan penelitian yang digunakan rancangan acak kelompok (rak) pola faktorial 3 x 3 dengan 3 ulangan, sehingga terdapat 9 kombinasi perlakukan dan 27 bedengan percobaan. setiap perlakukan terdiri atas 3 tanaman sehingga diperoleh total 81 tanaman yang terdiri dari dua faktor, yaitu jarak tanam (j) yang terdiri dari 3 taraf yaitu : 50 cm x 30 cm, 50 cm x 40 cm, 50 cm x 50 cm dan dosis pupuk (p) yang terdiri dari 3 taraf yaitu: 100 kg ha-1, 200 kg ha-1, 300 kg ha-1. parameter yang diamati yaitu tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, luas daun dan berat panen. hasil penelitian menunjukkan bahwa jarak tanam berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman 15, 30, dan 45 hst, jumlah daun 15, 30, 45, 60 dan 75 hst, dan luas daun 30 hst, berpengaruh nyata terhadap luas daun 75 hst dan total berat panen, pertumbuhan dan hasil tanaman tembakau yang lebih baik dijumpai pada jarak tanam 50 cm x 40 cm. dosis pupuk npk berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman 30 hst, luas daun 45 dan 75 hst, berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 45 hst, diameter batang 45 dan 60 hst, jumlah daun 60 dan 75 hst, luas daun 15 hst, total berat panen, pertumbuhan dan hasil tanaman tembakau yang lebih baik dijumpai pada dosis pupuk npk 200 kg ha-1. terdapat interaksi yang nyata antara jarak tanam dan dosis pupuk npk terhadap tinggi tanaman umur 30 hst. kombinasi yang lebih baik dijumpai pada jarak tanam 50 cm x 40 cm dengan dosis pupuk npk 200 kg ha-1.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH JARAK TANAM DAN DOSIS PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TEMBAKAU (NICOTIANA TABACUM L.) VARIETAS JAWA DI DATARAN TINGGI. Banda Aceh Fakultas Pertanian Agroteknologi,
Baca Juga : JENIS SERANGGA PADA TEMBAKAU (NICOTIANA TABACUM L) DI PERKEBUNAN TINGKEM KECAMATAN BLANGJERANGO KABUPATEN GAYO LUES DAN SEKITARNYA (Seriminta, 2022)
Abstract
Tobacco (Nicotiana tabacum L.) is a plantation crop that is widely cultivated by farmers because it has high economic value. Plant spacing is one of the factors that can increase plant production. With wider plant spacing, plant production is higher because plants have more freedom to absorb nutrients, as well as more sunlight entering. Apart from using the right planting distance to increase tobacco production is by fertilizing. Fertilization is an effort to provide nutrition and nutrients, both macro and micro, with the aim of achieving good growth and development. This research aims to determine the effect of planting distance and NPK fertilizer dosage on the growth of Javanese varieties of tobacco plants in the highlands and to determine the interaction between these two factors. This research was carried out in the highlands of Penosan Sepakat Village, Blangjerango District, Gayo Lues Regency. This research will take place from December 2022 to May 2023. The research design used was a Randomized Block Design (RAK) with a 3 x 3 factorial pattern with 3 replications, so that there were 9 treatment combinations and 27 experimental beds. Each treatment consisted of 3 plants so that a total of 81 plants were obtained which consisted of two factors, namely planting distance (J) which consisted of 3 levels, namely: 50 cm x 30 cm, 50 cm x 40 cm, 50 cm x 50 cm and fertilizer dose. (P) which consists of 3 levels, namely: 100 kg ha-1, 200 kg ha-1, 300 kg ha-1. The parameters observed were plant height, stem diameter, number of leaves, leaf area and harvest weight. The results showed that plant spacing had a very significant effect on plant height at 15, 30 and 45 DAP, number of leaves at 15, 30, 45, 60 and 75 DAP, and leaf area at 30 DAP, had a significant effect on leaf area at 75 DAP and total harvest weight. , better growth and yield of tobacco plants was found at a planting distance of 50 cm x 40 cm. The dose of NPK fertilizer had a very significant effect on plant height at 30 DAP, leaf area at 45 and 75 DAP, had a significant effect on plant height at 45 DAP, stem diameter at 45 and 60 DAP, number of leaves at 60 and 75 DAP, leaf area at 15 DAP, total harvest weight , better growth and yield of tobacco plants was found at an NPK fertilizer dose of 200 kg ha-1. There was a real interaction between planting distance and NPK fertilizer dose on plant height at 30 HST. A better combination was found at a planting distance of 50 cm x 40 cm with an NPK fertilizer dose of 200 kg ha-1.
Baca Juga : RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH (ALLIUM ASCOLANICUM L.) DI DATARAN TINGGI GAYO LUES AKIBAT VARIETAS DAN JARAK TANAM (Muhammad Haekal, 2025)